Banyak Meresahkan Masyarakat, Pinjol Ilegal Perlu Diberantas

Ilustrasi-Waspada Pinjaman Online Ilegal
Ilustrasi-Waspada Pinjaman Online Ilegal

AKURATNEWS - Pinjaman Online (pinjol) makin marak di Indonesia bahkan banyak pula pinjol yang ilegal atau tak berizin. Tak Sedikit dari mereka meresahkan masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, pinjol tersebut bisa mematok bunga besar untuk masyarakat yang meminjam uang. Alhasil, masyarakat tidak bisa melunasinya dan bunga semakin membengkak.

Rasa resah masyarakat dicermati oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia memberikan arahan soal pinjol ilegal ditindak karena telah meresahkan masyarakat.

"Kapolri akan ambil langkah tegas di lapangan, penahanan, penindakan, dan proses hukum yang tegas terhadap tindak pidana pinjaman. Karena terdampak adalah masyarakat kecil," kata Menkominfo Jhonny G Plate usai pertemuan.

"Kapolri akan ambil langkah tegas di lapangan, penahanan, penindakan, dan proses hukum yang tegas terhadap tindak pidana pinjaman. Karena terdampak adalah masyarakat kecil," kata Menkominfo Jhonny G Plate usai pertemuan.

"Kami tidak akan membuka ruang dan kompromi," ujarnya.

Jhonny menyebut sebanyak 68 juta rakyat mengambil bagian di dalam aktivitas kegiatan teknologi finansial tersebut. Keuntungan dari pinjol pun disebut telah mencapai Rp 260 triliun.

Namun, pemerintah memberikan perhatian kepada banyaknya penyalahgunaan atau tindak pidana di area pinjol. Karena itu, Presiden Jokowi memberikan arahan tegas soal ojol dan moratorium izin pinjol.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Aulia

Baca Juga