Soal Apel Kebangsaan di Semarang

Bawaslu dan KPK Diminta Segera Panggil Gubernur Jateng

Jakarta, Akuratnews.com - Penyelenggaraan Apel Kebangsaan bertajuk 'Kita Merah Putih' di Simpang Lima, Semarang kembali jadi sorotan.

Desakan agar Gubernur Jawa Tengah (Jarang), Ganjar Pranowo diperiksa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergema.

"Saya minta Ganjar dimintai keterangan oleh Bawaslu terkait dugaan adanya kampanye dan oleh KPK terkait penggunaan dana APBD sebesar Rp18 miliar, " tegas mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai saat berbicara di Diskusi 'Penyalahgunaan Anggaran Dalam Kampanye' yang digelar Pergerakan Kedaulatan Rakyat ' di Jakarta, Sabtu (23/3).

Tak hanya itu, Pigai juga meminta grup band Slank yang ikut terlibat dalam acara ini meminta maaf pada rakyat dan memutuskan kerjasama dengan KPK.

"Terlepas apakah Slank dibayar atau tidak guna tampil di acara itu. Selama ini kan Slank adalah band yang dekat dengan simbol rakyat kecil dan anti korupsi," lanjut Pigai di diskusi yang dimoderatori jurnalis senior, Arief Gunawan ini.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo sendiri telah  memastikan pengadaan anggaran untuk pelaksanaan acara sudah sesuai prosedur.

"Kami sangat transparan, maka siapa pun bisa melihat. Soal tidak sepakat dengan jumlahnya, ya monggo, tapi kami harus menghadirkan seluruh masyarakat di Jawa Tengah," kata Ganjar, Selasa (19/3).

Politikus PDI Perjuangan itu terbuka untuk dikritisi berbagai pihak.

"Soal tidak sepakat jumlah anggaran tak apa-apa, tapi kami bisa jelaskan," tukas Ganjar.

Penulis: Rianz

Baca Juga