Baznas Kembangkan Ukuran Keberhasilan Pemberdayaan Zakat Melalui SROI

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Amil Zakar Nasional (Baznas) mengembangkan ukuran keberhasilan pemberdayaan zakat melalui metode Social Return on Investment (SROI).

Hal ini mengemuka dalam Acara Baznas Development Forum hasil kerjasama BAZNAS dengan Lazis Muhammadiyah (Lazis Mu) dan SROI Network Indonesia dengan mengangkat tema "Zakat sebagai Investasi Sosial" yang diselenggarakan di Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2018).

Acara itu menghadirka pembicara diantaranya Ketua Baznas, Bambang Sudibyo, Anggota Baznas, Nana Mintarti, Direktur Utama LazisMu, Hilman Latief dan Rini Suprihartanti dari SROI Network Indonesia dan dihadiri 50 peserta dari unsur pegiat zakat nasional.

Bambang Sudibyo mengatakan, Baznas saat ini terus mengembangkan ukuran keberhasilan program-program pemberdayaan zakat agar pemanfaatan dana umat dapat tepat sasaran dan berdampak signifikan dalam kesejahteraan mustahik, baik jasmani maupun spiritual.

"Kalau melakukan investasi menggunakan zakat, investasi dibidang yang motifnya itu motif sosial, bukan motif laba bukan juga motif ekonomi atau bisnis di dunia perdagangan," kata Bambang.

"Jadi sekarang kalau sumber pendanaannya yaitu zakat motifnya bukan untuk mencari laba kan tentu perlu dipikirkan efektifitas dari investasi. Maka kemudian dikembangkan pemikiran untuk mengembangkan social return on invesment," sambungnya.

Bambang berharap, dalam diskusi ini para peserta yang datang dari tingkat kabupaten/kota itu mendapatkan alat ukur yang baik dalam penanganan zakat.

"Ini kan baru mulai, jadi selama ini tidak terpikirkan untuk mengembangkan alat ukur yang seperti itu, maka ini sekarang masih di diskusikan bagaimana mengembangkannya," ucapnya.

Dalam acara ini, para pembicara berbagi pengalamannya tentang perkembangan terkini model-model pengukuran dampak dari pengelolaan zakat di Indonesia.

SROI merupakan salah satu metode pengukuran dampak yang kini makin banyak digunakan. Dalam acara ini, Baznas bekerjasama dan menghadirkan pembicara dari SROI Network Indonesia, Rini Suprihatin.

Rini Suprihartanti mengatakan, inisiasi pengembangan SROI Network Indonesia dimulai sejak tahun 2014,
oleh sekelompok mitra pendiri yang memiliki pengalaman sebagai praktisi, peneliti dan pengembang berbagai program-program investasi sosial.

"Tujuannya untuk membangun kemitraan yang dapat mengimplementasikan dan mengembangkan konsep SROI di Indonesia," ungkapnya.

Baznas Development Forum adalah pertemuan rutin sebulan sekali sejak April 2018 dengan melibatkan para pegiat zakat di Indonesia. Tujuannya untuk mendorong berbagai gagasan, kajian, dan kerjasama Organisasi Pengelola Zakat Indonesia. (Yan)

Penulis:

Baca Juga