BB Motor Sudah Dikembalikan, Polsek Sawahan Tidak Proses Penadah

Surabaya, Akuratnews.com - Meskipun telah menangkap menangkap pecatan polisi, Angga Febrianto (33),p serta rekannya Rico Bastian (26) yang terlibat dalam kasus Curanmor, Polsek Sawahan mengaku tidak akan memproses penadah motor hasil kejahatan kedua pelaku.

Saat dihubungi awak media, Kapolsek Sawahan,  AKP A. Risky Fardia Caropeboka  menegaskan bahwa pengembangan kasus curanmor itu tidak perlu, apalagi hingga ke Madura.

"Tidak perlu mas, motornya kan sudah kembali, makanya kita bisa mengungkap kasus ini," ujar Risky, jumat (20/8/21)

Alasannya kata Risky, barang bukti (bb) motor yang dicuri pelaku di kostnya tersebut telah dikembalikan oleh penadah. Sehingga pihaknya harus memilih salah satu opsi untuk ditindaklanjuti.

"Karena motornya sudah kembali, jadi tidak perlu kita kembangkan ke penadahnya. Kecuali belum kembali itu beda, jadi harus kami pilih salah satunya dan sekarang melanjutkan proses hukum terhadap kedua tersangka," terangnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto juga menyampaikan hal senada, bahwa pihaknya tidak perlu melakukan pengembangan terhadap penadah." Motornya sudah balik Mas, tidak perlu dikembangkan," tuturnya

Sebelumnya diberitakan, tersangka Angga Febrianto (33) mantan anggota Polrestabes Surabaya yang di PTDH pada pekan lalu, Senin (6/07/2021) sekitar pukul 18.00 WIB, saat bertamu ke tempat kost pacaranya Jl Prapanca, melihat kunci motor Honda Beat L 4924 FT milik Sri Wahyuningsih masih menempel saat diparkir.

Angga kemudian menghubungi rekannya Rico Bastian dan menyerahkan kunci tersebut, kemudian pada Senin (16/08/2021) sekitar pukul 17.30 WIB, mengambil motor korban. Dalam aksinya, tersangka Rico Bastian saat mengeluarkan motornya terekam cctv yang terpasang di tempat kost.

Keduanya kemudian bertemu di Suramadu dan menjual motor hasil curiannya tersebut ke Madura seharga Rp 3,5 juta. Berdasarkan penyelidikan dan rekaman cctv tersebut, Petugas meminta kepada tersangka Angga Febrianto untuk mengembalikannya.

Atas permintaan petugas tersebut, kedua tersangka kembali ke Madura dan menebus motor hasil curiannya. Saat dalam penyerahan di Jl Dukuh Kupang Timur X sehingga diamankan petugas bersama barang bukti.

Sementara rekannya Rico Bastian sempat melarikan diri dan dapat dibekuk petugas di Jl Simo Gunung Timur di rumah temannya.

Penulis:

Baca Juga