Bekerjasama dengan Pemkab Sidoarjo, Kadin Paradigma Baru Gelar UMKM Award 2020

Cak Nur saat mengunjungi salah satu stand UMKM seusai membuka "UMKM Award 2020".
Cak Nur saat mengunjungi salah satu stand UMKM seusai membuka "UMKM Award 2020".

Sidoarjo, Akuratnews.com - Guna memotivasi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Paradigma Baru Sidoarjo bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar acara "UMKM Award 2020", bertempat di pelataran parkir barat pusat perbelanjaan "Transmart," Sidoarjo, selama sepekan, Sabtu (25/1/2020) - Sabtu (1/2/2020).

Acara tersebut dibuka Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, akrab disapa Cak Nur, selaku pelaksana tugas dan wewenang Bupati Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Cak Nur mengemukakan, pihaknya sangat mengapresiasi penyelenggaraan "UMKM Award 2020" yang diikuti 85 pelaku UMKM se-Kabupaten Sidoarjo itu.

"UMKM Award ini, diharapkan mampu mendorong daya saing UMKM, agar dapat menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat. Selain itu, juga mampu bersaing di pasaran, baik lokal, nasional maupun internasional," katanya.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Timur yang diwakili Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemprov Jatim, Maspurnomo Hadi menuturkan, gelaran "UMKM Award 2020" ini media untuk memberikan motivasi bagi para pelaku UMKM, agar semakin berdikari dalam mengembangkan usahanya.

"UMKM di Jawa Timur sebanyak 9,7 juta pelaku, yakni meliputi 95% usaha mikro di Kabupaten/Kota, 3% usaha kecil, 1,8% usaha menengah dan 0,2% usaha bersama. Kesemua pelaku UMKM ini perlu dukungan dan sentuhan bersama, terutama usaha mikro. Ya, menaikkelaskan usaha mikro menjadi usaha kecil, termasuk di Kabupaten Sidoarjo," tuturnya.

Mas Purnomo pun meminta, ke depan, setiap pameran UMKM hendaknya ada edukasi pembekalan tentang Badan Pengelola Obat dan Makanan (BPOM), sertifikasi halal produk dan kemasan.

"Di samping menjual produk UMKM, tentu pengetahuan sumber daya pelaku UMKM juga perlu ditingkatkan, terlebih di era Industri 4.0," ujarnya.

Baca Juga