Belum Ada Instruksi MA Terkait Virus Corona, PN Jaktim Tetap Bersidang

Jakarta, Akuratnews.com - Belum adanya instruksi Mahkamah Agung untuk menghentikan kegiatan di Pengadilan Negeri akibat virus corona (Covid-19), membuat Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) masih melangsungkan sidang seperti biasa, pada Rabu (18/03/20).

Kepala Bagian Humas, Syafrudin Ainor Rafieq, menegaskan pihaknya akan melaksanakan tugas dan kegiatan seperti biasa untuk melangsungkan persidangan yang telah disetujui hingga ada instruksi dari Mahkamah Agung.

“Kami melakukan aktivitas seperti biasa melaksanakan persidangan sampai ada kegiatan yang diliburkan,” katanya saat ditemui di PN Jaktim, Rabu (18/3/2020).

Untuk Rabu (18/3/2020) ini, PN Jaktim menyidangkan sebanyak 71 terdakwa demokrasi dengan berbagai kasus dari seluruh Indonesia.

Salah satu sidang yang tetap berjalan adalah, kasus terorisme dengan terdakwa Para Wijayanto.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang berlangsung dengan pengawalan ketat pihak kepolisian.

Dalam bacaannya, JPU mendakwa pimpinan JI itu melanggar pasal 14 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) No.15 / 2003 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.1 / 2002 tentang pemberantasan tindak terorisme menjadi UU juncto UU No.5 / 2016 tentang Perubahan atas UU No.15 / 2003 tentang Penetapan Perppu No.1 / 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Dakwaan kedua, dibahas dalam pasal 15 juncto pasal 7 UU RI No.15 / 2003 tentang penetapan Perppu No.1 / 2002 tentang pemberantasan tindak terorisme menjadi UU juncto UU No.5 / 2016 tentang Perubahan atas UU No.15 / 2003 tentang Penetapan Perppu No.1 / 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang.

Perlu diketahui, Para Wijayanto adalah pimpinan jaringan keamanan Jamaah Islamiah (JI) yang diringkus Detasemen Khusus Antiteror Polri di Hotel Adaya, Bekasi, pada 28 Juni 2019 lalu.

Penulis: Atta

Baca Juga