Ada Indikasi Bawa ‘Konflik Kepentingan’ di Pilkada

Benyamin Davnie Dilaporkan Ke Kejari Tangsel

Tangsel, Akuratnews.com - Garda Mahasiswa Indonesia (GAMI) secara resmi, melaporkan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel, terkait dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Konflik Kepentingan sebagai bakal calon Walikota, pada Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangsel 2020, Kamis (17/09) di Jalan Promoter, Kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Kota Tangsel.

Staf Pembinaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kejari Kota Tangsel, Wibowo saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (17/09) membenarnya soal laporan tersebut. Namun, dia belum bisa memberikan keterangan resmi terkait laporan yang dilayangkan mahasiswa kepada Kejari Kota Tangsel mengingat, surat laporan itu baru akan diberikan ke Pimpinan Kejari Tangsel.

"Ya benar, ada laporan dari mahasiswa, nah untuk lebih lanjutnya saya belum bisa memberikan keterangan, karena suratnya baru mau kita naikan ke atas (Pimpinan Kejari), nanti surat ini kami berikan ke Ibu Kejari," katanya

Seperti tercatat dalam surat laporan bernomor surat, 037/B/Lap-GAMI/09/2020 tersebut, GAMI melaporkan Benyamin Davnie selaku Wakil Walikota Tangsel atas dugaan melakukan tindakan Penyalahgunaan Jabatan serta Konflik Kepentingan sebagai bakal calon Walikota Tangsel, yang diatur dalam pasal 1 ayat (14), pasal 17 ayat dan pasal 42 UU No 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Terpisah, Koordinator Presidium GAMI, Guruh Purnama yang juga sebagai pelapor mengatakan, pihaknya sudah memberikan surat laporan ke Kejari Kota Tangsel melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

"Surat laporannya udah kami berikan ke PTSP Kejari Tangsel, jadi orang yang menerima surat saya itu bilang bahwa, surat yang kami layangkan itu akan ditindaklanjuti dan ditembuskan ke Pimpinan Kejari Kota Tangsel," katanya

Selain itu, Ketua Dewan Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Syarif Hidayatullah itu juga berharap, dengan dilayangkannya laporan tersebut, Kejari Kota Tangsel bisa serius mendalami kasus dugaan-dugaan terkait penyalahgunaan jabatan dan Konflik Kepentingan tersebut yang diajukan ke Kejari Kota Tangsel tersebut.

"Kami berharap, Kejari segera menindaklanjuti, mengkaji dan mendalami hasil kajian kami ini serta mendalami semua bukti-bukti yang sudah kami berikan. Intinya kita percaya Kejari Tangsel, tapi bila tidak ada kelanjutan, kami pastikan kami akan demo kejaksaan," tegasnya.

Penulis: Iskandar

Baca Juga