Beredar Daftar Menteri Berpotensi Direshuffle, Tiga Nama Ini Santer Disebut

Jakarta, Akuratnews.com - Usai ungkapan ketidakpuasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas kinerja kabinet dalam penanggulangan pandemi Corona (Covid-19), beredar daftar nama menteri yang berpotensi direshuffle.

Kinerja dari para pembantu presiden itu dinilai biasa-biasa saja atau bahkan tidak ada progres yang menjanjikan.

Kondisi tersebut yang membuat Jokowi memberikan ancaman dengan mengatakan akan melakukan dan mengorbankan apapun, termasuk membubarkan lembaga hingga mereshuffle anak buahnya.

Hal itu disampaikan pada Rapat Kabinet Paripurna di Istana Negara, Kamis (18/6) yang kemudian dipublikasikan sepuluh hari setelahnya, Minggu (28/6).

Dan kini muncul tiga nama menteri yang santer bakal terkena reshuffle. Satu di antaranya adalah Menteri Kesehatan yang dijabat dr Terawan Agus Putranto.

Terawan Agus sebelumnya menjadi sorotan utama lantaran berkaitan langsung dengan kasus Covid-19, yakni di bidang kesehatan.

Apalagi pada rapat kabinet itu, Kementerian Kesehatan menjadi contoh buruk yang disampaikan oleh Jokowi terkait realisasi anggaran yang dikeluarkan.

Kemenkes disebut Jokowi baru mengeluarkan anggaran sebesar 1,53 persen dari total yang dianggarkan sebesar Rp75 triliun.

Dalam daftar tersebut, Terawan Agus digantikan dr Daeng Muhammad Faqih yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Selain posisi Menkes, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio juga digantikan oleh Triawan Munaf yang merupakan Kepala Badan Ekonomi Kreatif pada kabinet Jokowi-Jusuf Kalla.

Selanjutnya nama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim yang digantikan Haedar Nashir, Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Berikut nama-nama kabinet baru yang beredar:

1. Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan: Jenderal (Purn) Polisi Budi Gunawan
2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhajir Effendy
4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi: Luhut Binsar Panjaitan
5. Menteri Pertahanan: Prabowo Subianto
6. Menteri Sekretaris Negara: Pratikno
7. Menteri Dalam Negeri: Tito Karnavian
8. Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Marsudi
9. Menteri Agama: Fachrul Razi
10. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Prof Dr. Mahfud MD
11. Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati
12. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Prof. Dr. KH Haedar Nasir
13. Menteri Kesehatan: Prof. Dr. Daeng Muhammad Faqih
14. Menteri Sosial: Prof. Dr. Soetrisno Bachir
15. Menteri Ketenagakerjaan: Ida Fauziah
16. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
17. Menteri Perdagangan: Erik Tohir
18. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Arifin Tasrif
19. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono
20. Menteri Perhubungan: Marsekal Hadi Tjahyanto
21. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johnny G. Plate
22. Menteri Pertanian: Rachmat Gobel
23. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Siti Nurbaya
24. Menteri Kelautan dan Perikanan: Edhy Prabowo
25. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Hasto Kristiyanto
26. Menteri Agraria, Tata Ruang, dan Kehutanan: Sofjan Jalil
27. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kepala Bappenas: Suharso Monoarfa
28. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Tjahjo Kumolo
29. Menteri BUMN: Basuki Tjahya Purnama
30. Menteri Koperasi dan UKM: Agus Harimurti Yudhoyono
31. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf
32. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak: Gusti Ayu Bintang Darmavati
33. Menristek dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional: Bambang Brodjonegoro
34. Menteri Pemuda dan Olahraga: Zainudin Amali
35. Kepala Staf Kepresidenan: Moeldoko
36. Sekretaris Kabinet: Pramono Anung
37. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Bahlil Lahadalia
38. Jaksa Agung: ST Burhanuddin
39. Kepala BIN: Letjen TNI Donny Munardo
40. Panglima TNI: Jenderal TNI Andhika Perkasa

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga