Berharap Bertemu Wanita Cantik, Dua Pria Asal Sidoarjo ini Malah Jadi Korban Kejahatan

Surabaya, Akuratnews.com - Refri Waloyo dan Fahmi Andriansyah, keduanya warga Sidoarjo, menjadi korban perampasan, saat hendak menemui wanita yang baru dikenalnya lewat Sosial media.

Ali-alih menemui seorang wanita cantik bernama Tia, keduanya berboncengan menuju ke sebuah cafe di jalan Dupak Surabaya.

Namun mereka justru menjadi korban perampasan yang dilakukan oleh Tohir dan Anam.

Usai mengalami kejadian tersebut korban Refri dan Fahmi langsung melapor ke Polsek Asem Rowo.

Kapolsek Asemrowo, AKP Hary Kurniawan didampingi Kanitreskrim Iptu Rizkika Atmada mengungkapkan, tersangka Tohir yang merupakan residivis penjambretan memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali.

“Tersangka ini mempunyai tahi lalat di keningnya, berbekal ciri-ciri tersebut, anggota kami berhasil menangkapnya,” ungkap Hary, dalam confrensi pers, Senin (24/8).

Dari interogasi terhadap tersangka, ditemukan fakta bahwa wanita yang berkenalan lewat Facebook (FB) dan berlanjut ke pesan Whatsapp (WA) dengan korban, adalah Dinia Arie Mubasyro (21), warga Jalan Setro Baru Utara VII, yang merupakan istri siri Tohir.

Untuk mengelabui korbannya, Dinia sengaja menggunakan foto wanita cantik dan mengaku bernama Tia, yang bekerja di sebuah cafe di kawasan Dupak.

Kemudian Dinia menyuruh Tohir dan rekannya Anam yang masih buron, untuk menjemput Refri dan Fahmi di Jalan Arjuno.

Hary juga mengatakan,saat tiba di Jalan Dupak Rukun, tersangka (Tohir.red) merampas hp dan dompet korban yang berisi uang 82 ribu.

“Kedua korban kebingungan karena dituding para pelaku mempunyai utang, dan diminta menyerahkan hp dan dompetnya,” jelas Hary.

Kepada petugas, Tohir mengaku ia nekat melakukan kejahatan lantaran, butuh biaya persiapan melahirkan Dinia yang kini sedang hamil empat bulan.

“HP akan saya jual untuk biaya persiapan istri melahirkan Pak,” terang Tohir kepada petugas.

Penulis:

Baca Juga