Berkati Kapel St. Siprianus Necak, Uskup Ruteng: Ada Kedamaian Dalam diri Umat

Prosesi Peresmian dan Pemberkatan Kapel Stasi St. Siprianus Necak oleh Uskup Ruteng Mrg. Siprianus Hormat. || Dok. akuratnews/Yohanes Marto.
Prosesi Peresmian dan Pemberkatan Kapel Stasi St. Siprianus Necak oleh Uskup Ruteng Mrg. Siprianus Hormat. || Dok. akuratnews/Yohanes Marto.

"Tuhan senantiasa melihat perjuangan dan pengorbanan kalian. Tuhan tau segala suka dan duka perjuangan kalian. Oleh karena itu umat sekalian adalah umat yang terberkati karena kamu telah mempersembahkan ini semua melalui pengorbanan tulus dalam semangat penuh kasih," ungkap Mrg. Sipri dalam nada doa.

AKURATNEWS - Suasana penuh suka cita seolah menyelimuti hati setiap umat Kalotik yang ikut menyambut kedatangan yang mulia Uskup Ruteng Mrg. Siprianus Hormat saat tiba di Paroki St St. Paulus Benteng Jawa, Senin 25 Oktober 2021. Diketahui agenda kunjungan perdana Mrg. Sipri di Lamba Leda, Manggarai Timur itu dalam rangka pemberkatan Kapel Stasi St. Siprianus Necak.

Tiba pukul 14:00 WITA di Paroki St. Paulus Benteng Jawa, yang mulia Mgr. Sipri dikalungi selendang songket oleh remaja masjid Nurul Barokah. Itu sebagai wujud penghormatan sekaligus ucapan selamat datang kepada pimpinan tertinggi Gereja Katolik Manggarai itu.

Setelah prosesi penjemputan dalam nuansa adat kepok curu di pelataran Gereja St. Yusuf Benteng Jawa, yang mulia Mgr. Sipri didampingi Imam Masjid Nurul Barokah serta pastor, para suster, tokoh adat, tokoh masyarakat dan sejumlah umat bergeser menuju sekretariat paroki St. Paulus Benteng Jawa.

Selanjutnya, Selasa, 26 Oktober 2021, pukul 08:00 WITA, pemimpin tinggi Gereja Katolik Manggarai itu berangkat menuju kampung Necak. Yang mulia Mgr. Sipri dijadwalkan memimpin misa syukur dan meresmikan Kapel St. Siprianus Stasi Necak di Necak pada pukul 10:00 WITA.

Pada misa syukur dan pemberkatan Kapel itu yang mulia Mrg. Sipri mengapresiasi nilai dan kekayaan adat budaya Manggarai, salah satunya ditujukan lewat prosesi adat penyambutan tamu kepok curu dalam setiap momen perjumpaannya dengan umat Katolik di wilayah keuskupan Ruteng khususnya di Paroki St. Paulus Benteng Jawa.

"Sejak kami tiba kemarin di paroki pelataran sekretariat paroki St. Paulus Benteng Jawa, sudah disajikan idiom-idiom adat yang kaya makna. Kami disambut dengan ritual-ritual adat. Rumah adat ingin menghembuskan semangat dan rasa bahwa kita bukanlah orang asing satu terhadap yang lain," ungkap uskup Ruteng itu.

Pada kesempatan tersebut, Uskup Ruteng itu mengungkapkan kegembiraan hatinya atas semangat dan antusiasme umat yang ikut menyambut kedatangannya dalam misa syukuran pemberkatan Kapel Stasi St. Siprianus Necak.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Yohannes Marto

Baca Juga