Bintang Kejora Merendahkan Kultur Papua

Seni Budaya Papua yang diekspresikan dalam seni lukis dan seni ukir dalam literatur Papua bagi semua suku di seluruh pulau Papua tidak mengenal warna Merah dan Biru. Masyarakat Budaya Papua hanya mengenal warna putih, hitam dan coklat. Baik dalam ornamen ukiran dan patung, lukisan di atas kanvas kulit kayu maupun coret-coretan ditubuh saat tradisi, upacara maupun saat perang.

Simbol religius Papua bagi seluruh suku Papua tidak mengenal lambang Bintang sebagai simbol Ketuhanan. Dan simbol Bintang tidak pernah digunakan dalam literatur Papua di media apapun, baik ukiran, lukisan maupun coretan tubuh. Tapi simbol religius papua banyak menggunakan pohon, binatang dan manusia itu sendiri.

Kultur Papua baik dalam upacara adat, keagamaan maupun dalam peperangan tidak mengenal adanya Bendera, Umbul-umbul dan sejenisnya. Bahkan sebelum tahun 1961 sedikit sekali orang Papua mengenal kain apalagi mengenal Bendera. Bahkan hingga sekarang masyarakat Papua belum bisa menenun atau membuat selembar kain pun.

Faktanya, bahwa bendera Bintang Kejora di rancang mengikuti kultur penjajah Belanda, sama sekali tidak mewakili kultur Papua.

Sedangkan Merah Putih mewakili karakter seluruh Bangsa Indonesia apapun suku, agama, ras dan kelompoknya. Merah Putih adalah simbol karakter Bangsa Indonesia yang pemberani namun jiwanya suci.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: ...
Editor:...

Baca Juga