oleh

Bitcoin Naik, Mencoba Bangkit Dari Serangan 51%.

Jakarta, Akuratnews.com – Bitcoin, sebagai mata uang digital No.1, bergerak naik dalam perdagangan hari Senin (14/01). Sempat turun di bawah $ 3.500 pada hari Minggu, menandai level terendah sejak 18 Desember dan beringsut menuju dukungan psikologis pada $ 3.000.


Mengawali perdagangan minggu ini, satu bitcoin dalam perdagangan BTCUSD dipasar spot diambil pada harga $ 3,707.16, atau naik 4,6% dari harga di hari Minggu.

Mata uang kripto ini mencapai titik terendah akhir pekan di bawah $ 3.480 setelah kabar yang menyatakan ada masalah keamanan. Dalam jaringan Etherum Classic, dikenal sebagai “serangan 51%” kini mulai membebani pasar yang lebih luas. Jenis pelanggaran keamanan ini biasanya menyebabkan penurunan kepercayaan investor. BTC semakin dalam setelah serangan 51% tersebut, hingga turun dibawah $ 3500.

Tidak ada pandangan yang menarik tentang hal ini. Investor sebaiknya mulai berpikir bahwa jika itu bisa terjadi pada mata uang A, itu bisa terjadi pada B dan C. Serangan ini bisa menimbulkan kepanikan pasar mengingat seseorang yang besar melakukan aksi jual yang bisa menggerakkan pasar.

Serangan 51% terjadi ketika suatu pihak yang mampu mengendalikan hashrate pertambangan atau daya komputasi. Dengan mengendalikan mayoritas jaringan, pihak tersebut dapat mencegah konfirmasi transaksi pengguna lain serta membalikkan transaksi, memungkinkan apa yang dikenal sebagai pengeluaran ganda.

Setelah tersandung pada akhir pekan, altcoin selaku kumpulan mata uang kripto selain bitcoin telah naik pada hari Senin. Ether naik 11,2% pada $ 129,21, Litecoin naik 7,5% menjadi $ 32,20, Bitcoin Cash telah naik 8,9% ke $ 134,60 dan Ripple naik 6% sebesar 33 sen.

Setelah dibuka melemah tajam, perdagangan Bitcoin dibursa berjangka bergerak naik dan mengurangi kerugian dengan ditutup sedikit lebih tinggi pada hari Senin. Kontrak Cboe Global Markets bulan Februari ditutup naik 0,2% ke $ 3,640, dan kontrak CME Group bulan Februari ditutup naik 0,3% ke $ 3,630. (LH)

Loading...

Komentar

News Feed