Bitcoin, Tertahan Dibawah $4000

Bitcoin jatuh mendekati harga termurah dalam tiga minggu terakhir.
Bitcoin jatuh mendekati harga termurah dalam tiga minggu terakhir.

Jakarta, Akuratnews.com - Harga Cryptocurrency diperdagangkan dalam mode bercampur baur pada hari Jumat (04/01) dimana bitcoin, sebagai mata uang digital paling terkenal, mengalami penurunan.



Harga satu bitcoin (BTCUSD), turun ke $ 3,806.21, sebesar 0,9%. Jika kerugian terus berlanjut dimana koin ini berada di jalur untuk mencatat sesi penurunan ke-10 berturut-turut di bawah harga $ 4.000.

Sementara dalam perdagangan Altcoin, merujuk pada istilah sehari-hari untuk koin selain bitcoin, sebagian besar juga turun. Litecoin turun 0,1% menjadi $ 31,38, Ripple turun 1,2% menjadi 35 sen, Bitcoin Cash turun 3,4% ke $ 155,60 dan Ether diperdagangkan naik 0,4% ke $ 148,48.

Pada perdagangan di bursa berjangka, Bitcoin futures juga ditutup beragam. Untuk kontrak Februari di bursa Cboe Global Markets ditutup naik 0,1% ke $ 3,752.50, sementara untuk kontrak Februari di bursa CME Group ditutup turun 0,5% menjadi $ 3,730.

Meskipun harga sudah mendekati posisi terendah selama beberapa bulan ini, Nigel Green, pendiri dan CEO grup konsultan deVere dari UK, mengatakan bahwa lanskap untuk aset digital masih akan meningkat pada tahun 2019, hal ini menurutnya disebabkan oleh meningkatnya minat dari sektor kelembagaan.

Menurut Green, sentimen bearish yang terjadi sejak kuartal terakhir 2018 hingga sekarang, saya percaya akan berakhir. Kita bisa berharap kenaikan saat ini akan berlanjut, meskipun dengan puncak dan palung yang tidak seperti di pasar keuangan mana pun, imbuhnya. Pada 2019, pasar cryptocurrency diatur untuk berkembang secara radikal. Dimana kami dapat mengharapkan ekspansi yang cukup besar dari sektor ini sebagian besar karena arus masuk investor institusional, jelasnya.

Green memperkirakan bahwa dana abadi dari sejumlah universitas bergengsi akan menjadi investor yang signifikan dalam cryptocurrency pada tahun 2019. (LH)

Penulis:

Baca Juga