Bob Hasan Tutup Usia, Atletik Indonesia Berduka

Jakarta, Akuratnews.com - Pengusaha papan atas Indonesia yang juga mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan sekaligus Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Bob Hasan meninggal dunia pada Selasa (31/3).

Bob tutup usia pada pukul 11.00 WIB di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta di usia 86 tahun akibat kanker paru-paru yang sudah lama dideritanya. Rencananya, almarhum akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah.

Seperti dijelaskanHumas PB PASI, Hendri, dalam proses pemakaman, pihak keluarga tetap menjalankan anjuran pemerintah terkait social distancing atau pembatasan aktivitas sosial.

"(Social distancing) pasti, karena sekarang pun kita diimbau untuk tidak semua yang terkait sama beliau untuk tidak perlu datang," jelas Hendri.

"Cukup mendoakan di rumah masing-masing, mendoakan beliau, tidak perlu datang hadir. Karena kita mencegah hal-hal yang tidak diinginkan gitu," sambungnya.

Jenazah Bob rencananya akan dibawa menggunakan pesawat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/4).

"Besok pagi mau diberangkatin dari rumah duka ke Semarang terus langsung dimakamin," ucap Hendri.

Selama empat dekade lebih menjabat sebagai Ketum PB PASI, Bob Hasan banyak mengorbitkan atlet berprestasi.

Hendro Yap misalnya, atlet jalan cepat nasional ini telah memenangkan medali emas SEA Games empat kali beruntun di nomor 20 km, yakni pada gelaran 2013, 2015, 2017 dan 2019. Hendro juga sampai saat ini masih memegang catatan rekor tercepat yakni 1 jam 32 menit 11,27 detik.

Lalu ada Suryo Agung Wibowo, atlet lari spesialis 100 meter ini dikenal sebagai manusia tercepat se-Asia Tenggara karena dua kali memecahkan rekor lari 100 meter putra di ajang SEA Games 2007 dan 2009.

Catatan terbaiknya tercipta pada 2009 saat ia mampu mencatatkan rekor 10,17 detik dan masih bertahan sampai saat ini. Secara keseluruhan Suryo telah empat kali meraih medali emas SEA Games.

Selain Suryo, talenta muda Lalu Muhammad Zohri beberapa tahun terakhir mencuat karena sukses mencatatkan waktu 10,18 detik di ajang Kejuaraan Dunia Atletik U-20 2018 dan menyabet medali emas.

Pada Kejuaraan Junior Asia 2018, Zohri juga sukses meraih medali emas. Zohri digadang-gadang bakal membawa Indonesia berjaya di masa depan.

Nama Maria Natalia Londa juga tak bisa dilupakan. Maria telah empat kali meraih medali emas SEA Games dan satu kali Asian Games di nomor lompat jauh dan lompat jangkit.

Selamat jalan pak Bob.... Terima kasih atas jasa-jasamu di dunia atletik Indonesia.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga