Bocah di Mubar Meninggal Tersengat Listrik, Kepala PLN Diperiksa Polisi

Kapolsek Kusambi,AKP La Ode Gia dan tempat almarhum Naufatul Rahman saat memindahkan Kabel listrik
Kapolsek Kusambi,AKP La Ode Gia dan tempat almarhum Naufatul Rahman saat memindahkan Kabel listrik

AKURATNEWS - Bocah Naufatul Rahman (5) anak dari La Uke warga Desa Bakeramba Kecamatan Kusambi Kabupaten Muna Barat (Mubar) Sulawesi Tenggara (Sultra), meregang nyawa usai memindahkan kabel listrik yang jatuh di halaman rumahnya pada Sabtu, 7 Mei 2022 pekan lalu.

Diduga kuat hal itu terjadi akibat kelalaian PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Raha Kabupaten Muna yang tidak kunjung melakukan perbaikan atas terlepasnya kabel listrik yang jatuh dari tiangnya.

La Uke, ayah kandung korban tidak terima atas kejadian yang menimpa anak semata wayangnya itu.

Tidak hanya itu, pihak PLN ULP Raha dinilai tidak memiliki itikad baik dalam menyelesaikan kejadian itu.

Ia menyebut, pihak PLN ULP Raha hanya memberikan janji kepada keluarga korban bahwa mereka akan datang menyambanginya.

La Uke mengatakan, seminggu usai pemakaman korban, pihak PLN ULP Raha baru datang menyambangi keluarga almarhum bocah Naufatul Rahman

Terkait hal itu, Kapolsek Kusambi, AKP La Ode Gia kepada Akuratnews.com menjelaskan, penyebab meninggalnya Naufatul Rahman diduga akibat kabel yang memiliki aliran listrik jatuh melintang ketanah.

"Penyebabnya itu ada kabel yang jatuh ke tanah. Apakah itu sisa kabel dari tiang ke tiang atau kabel yang sudah terpasang dari tiang ke tiang lalu jatuh ke tanah. Informasi dari pihak PLN kabel itu jatuh karena angin," jelas La Ode Gia, Jumat, 20 Mei 2022.

Dia pun mengatakan bahwa atas kejadian yang menimpah bocah warga Desa Bakeramba itu, pihaknya akan terus menindaklanjuti kasus hukumnya.

"Karena terjadi kehilangan nyawa terhadap seseorang, jadi kasus hukumnya tetap berproses sesuai aturan hukum yang ada," tegasnya.

Kata Kapolsek Kusambi itu juga bahwa saat ini kasus tersebut sudah berada dimeja penyidiknya dan sudah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala PLN ULP Raha.

"Kita sudah periksa Kepala PLN Raha. Begitu pula dengan saksi saksi dan kita sudah ambil keterangan mereka. Selain Kepala PLN Raha,juga kita akan periksa Kepala PLN Baubau atau juga pada pihak ketiga sebagai pihak Kontraktor " katanya.

Terkait kelalaian yang di duga dilakukan oleh PLN tersebut, Kapolsek Kusambi bakal mengsansikan dengan pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninudunia dan UU ketenagalistrikkan.***

Penulis: Zainal Arifin
Editor: Ahyar

Baca Juga