Bos Minyak Kayu Putih Diduga Palsukan Tanda Tangan Mantan Istrinya

Linda Leo (kanan) didampingi Penasehat Hukumnya, Abdul Malik (kiri)

Surabaya, Akuratnews.com - Prahara rumah tangga antara bos minyak kayu putih Sugianto Setiono dengan mantan istrinya Linda Leo, masih terus berlanjut.

Setelah sempat ditahan selama 2 minggu, buntut dari pelaporan mantan suaminya, atas dugaan pembuatan laporan palsu. Kini Linda bisa menghirup udara bebas, karena upaya penangguhan penahanannya dikabulkan oleh polisi.

Kepada wartawan, Linda menegaskan, bahwa ia tidak pernah membubuhkan tanda tangan dalam dokumen apapun terkait pengurusan pernikahannya dengan Sugianto.

"Mantan suami saya yang urus semuanya. Termasuk surat pernyataan bahwa saya belum pernah menikah ini. Bisa dilihat tanda tangan di pernyataan belum menikah ini berbeda dengan tanda tangan saya yang asli, di dokumen lainya. Jadi, itu adalah tanda tangan palsu," kata Linda sambil menunjukan bukti berkas yang dibawanya, Jumat (7/5/2021).

Linda mengungkapkan, surat pernyataan masih single itu, sengaja dibuat oleh Sugianto untuk meyakinkan keluarganya, bahwa Linda memang belum pernah menikah. Ia juga menunjukan foto kopi hasil tanda tangan yang dipalsukan oleh seseorang.

"Surat itu dibuat agar keluarga mantan suami saya percaya kalau saya masih single. Padahal mantan suami saya itu tahu kalau saya ini adalah janda. Pernah menikah. Dan itu semua dia yang urus," tambahnya sambil memperlihatkan dokumen tanda tangannya yang dipalsukan dengan tanda tangan asli miliknya.

Berdasarkan surat pernyataan belum pernah menikah itulah, sehingga terbit surat keterangan belum menikah, dari kelurahan Mojolangu Malang.

Linda juga berterimakasih dan meminta kepolisian agar tetap profesional dalam menangani perkaranya.

Senada dengan Linda, Penasehat hukumnya, Abdul Malik juga mengapresiasi langkah penyidik untuk menangguhkan penahanan terhadap kliennya.

Abdul Malik berpendapat, laporan Sugianto terhadap Linda, justru yang menggunakan dokumen-dokumen palsu dan melanggar hukum.

"Kami berterimakasih kepada pak Dirkrimum. Penangguhan ini tentu bukan tanpa alasan. Sebab laporan yang dibuat oleh pelapor sendiri itu dilandaskan pada dokumen yang diduga palsu," ungkap Malik.

Harapanya, lanjut Malik, agar kasus tersebut dikaji ulang dan Linda segera mendapat kepastian hukum.

"Kami berharap akan ada gelar lagi dan kasus itu di SP3 karena klien kami memang sama sekali tidak tahu menahu soal dokumen yang dilaporkan oleh mantan suaminya itu," katanya.

Malik heran dengan pelaporan yang dilakukan oleh bos minyak kayu putih itu, karena menurutnya, justru pelaporlah, yakni Sugianto yang melakukan pemalsuan.

"Dilaporkan pemalsuan namun klien kami tidak pernah merasa memalsukan. Bahkan tanda tangan yang dilaporkan itu tanda tangan klien kami justru dipalsukan oleh oknum," tutup Malik.

Selanjutnya, Malik mengatakan pihaknya akan melakukan pelaporan balik atas tanda tangan palsu tersebut.

Sementara itu Sugianto, mantan suami Linda saat dikonfirmasi oleh wartawan melalui ponselnya,  terkait dugaan pemalsuan tanda tangan ini, tidak merespon

Penulis:

Baca Juga