BPJS Gelar Rekonsiliasi Bersama Aparatur Kota Bogor

Sentul, Akuratnews.com - Rekonsiliasi IW pemda, IW PNSD dan PNS pusat, periode Januari-Maret 2017 antara BPJS kesehatan, KKPN kota Bogor dan pemerintah kota Bogor yang digelar hari ini.

Bertempat warung teko sentul city acara dihadiri oleh. Kepala BPJS Kota Bogor Mahat Kusmadi, Sekda Kota Bogor Ade Syarif Hidayat, Kepala KPPN kota Bogor Fanny Fariyanto.

Kepala BPJS Kota Bogor Mahat Kusmadi mengatakan Pertemuan per 3 bulanan ini sebagi Rekonsiliasi data terbaru peserta BPJS kota Bogor sehingga dengan kecocokan data yang selalu update diharapkan masyarakat kota Bogor sudah dipastikan terdaftar sehingga pelayanan masyarakat lebih maksimal dan terlayani dengan baik, JKN yang sudah terdaftar 731 ribu sisanya sekitar 200 rb lagi belum terdata.sedangkan masyarakat kota Bogor yang berada diluar kota Bogor yang terdaftar didaerah lain sekitar 30 rb.

"Rekonsiliasi pertiga bulan ini sebagai laporan kecocokan data antara perangkat antar lini sehingga tidak tumpang tindih, dengan kecocokan data yang update maka diharapkan mempermudah aparatur untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat luas.paparnya kepada Akuratnews.com, Minggu (07/05/17).

Kepala KPPN Kota Bogor Fanny Farianto mengatakan dengan data yang klop dan update memudahkan Aparatur dalam menjalankan kerjanya, saya mengapresiasi kepada BPJS yang sudah memberikan data yang klop sehingga dapat digunakan sesuai harapan.

"Saya mengapresiasi atas data yang selalu update disistem BPJS sehingga memudahkan kinerja antar lini" terangnya.

Sekda kota Bogor Ade Syarif saat ditemui mengatakan, BPJS itu bukan perintah presiden bukan perintah gubernur ataupun perintah bupati tetapi BPJS adalah perintah undang-undang, untuk itu pemerintah harus melaksanakan perintah undang-undang menjamin kesehatan masyarakat, dengan adanya rekonsiliasi data yang update diharapkan dapat Mengevaluasi, mengontrol dan melaksanakan program kesehatan melalui BPJS telah sesuai dan sampai kemasyarakat khususnya masyarakat kota Bogor.

"BPJS Kesehatan adalah program pemerintah yang harus didukung oleh masyarakat,oleh sebab itu kita harus bersama sama,saling sinergi antar lini" katanya.

Selain itu Ade syarif juga berharap agar masyrakat sadar dengan tanggung jawabnya yaitu membayar iuran rutin BPJS jangan ingat dikala sedang sakit. (Toro)

Penulis:

Baca Juga