Korban Kecelakaan Laut di NTT

BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Serahkan Santunan Rp210 Juta Plus Beasiswa

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai, Ghasali bersama tiga ahli waris penerima santunan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan menyerahkan santunan senilai Rp210 juta kepada tiga ahli waris korban kecelakaan laut di Perairan Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terjadi pada April 2021 lalu.

"Hari ini santunan tiga orang tenaga kerja yang berprofesi sebagai nelayan sudah kami serahkan. Santunan diserahkan setelah dinyatakan hilang oleh pihak Basarnas atas laka laut di Perairan NTT," ungkap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sinjai, Ghasali yang ditemui di Kantor Bupati Sinjai, Rabu (29/9/2021).

Ia menjelaskan bahwa santunan untuk ketiga korban laka laut tersebut, masing-masing ahli waris menerima uang Rp70 juta dan tambahan bantuan dana beasiswa bagi anak-anak almahrum sampai di perguruan tinggi.

"Jadi selain uang Rp70 juta bagi masing-masing ahli waris, juga ada beasiswa hingga selesai di perguruan tinggi bagi 4 orang anak dari ketiga korban," terangnya.

"Tentunya santunan ini tidak bisa mengganti nyawa pekerja, namun resiko kecelakaan kerja hingga meninggal dunia adalah keniscayaan. Alhamdulillah inilah manfaat program Jamsostek untuk memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan akibat resiko kecelakaan kerja bisa memberi manfaat," sambung Ghasali.

Penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja meninggal dunia tersebut, secara simbolis diserahkan langsung Bupati Sinjai Andi Seto Asapa dalam rangkaian kegiatan penandatanganan kesepakatan perjanjian kerjasama BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab, UMSi, dan Baznas Sinjai tentang kepesertaan program jaminan perlindungan sosial, yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai.

Penulis: Ashari

Baca Juga