BPN Sayangkan Putusan Bawaslu

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga sangat kecewa dengan putusan sidang dugaan pelanggaran administratif (TSM) yang dilakukan paslon nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)–Ma’ruf Amin. Kekecewaan tersebut disampaikan oleh juru bicara BPN, Dian Fatwa.

“Pertama saya amat menyayangkan atas hasil ini. Saya dan kuasa hukum di sini menyayangkan, bahwa putusan hukum tersebut tidak merekomendasikan laporan kami untuk diteruskan,” ungkap Dian di Gedung Bawaslu, Senin (20/5/2019).

Seharusnya Bawaslu memeriksa laporan mereka hingga tahap saksi sebelum memutus menolak serta tidak melanjutkan laporan tersebut. Bagi Dian, apa yang dilakukan Bawaslu merupakan hal yang tidak fair.

BPN sejatinya telah menyiapkan sejumlah saksi dan beberpa dokumen guna memperkuat bukti-bukti mereka. Namun, Bawaslu tidak memeriksa saksi serta dokumen tersebut.

Di sisi lain, jangka waktu menyiapkan saksi dan dokumen penguat bukti harus melapor dirasakan amat singkat. Hal tersebut pada akhirnya membuat pihak BPN melaporkan terlebih dahulu masalah ini sebelum bukti-bukti yang diminta lengkap

“Misalnya seperi Peraturan Pemerintah (PP) yang terbukti menunjukan pelanggaran TSM. Karena jika itu PP, misalnya tentang kenaikan gaji, ini kan dampaknya sebetulnya sudah cukup luas, tidak lagi harus menunggu 50% dari jumlah provinsi,” paparnya.

Sementara itu, juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi–Maruf, Ace Hasan Syadzily mengapresiasi sikap tegas Bawaslu atas putusan yang ada. Dikatakan Ace, berangkat dari putusan ini, tidak ada yang namanya kecurangan sebagaimana yang dituduhkan BPN kepada paslon 01 Jokowi –Ma’ruf.

“Sejak awal kami sudah menduga, bahwa tuduhan adanya pelanggaran TSN sesungguhnya adalah isapan jempol. Tuduhan tersebut memiliki sifat yang sepihak tanpa ada bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ace seperti dilansir dari media nasional, Senin (20/5/2019).

BPN harus menghormati putusan yang sudah dibuat oleh Bawaslu. Bukti-bukti yang disebutkan memang tidak terlalu kuat dan akurat. Ace berharap dengan adanya putusan ini, tidak melahirkan narasi curiga bahwa Bawaslu memihak.

Ace percaya laporan-laporan lain yang dilaporkan BPN merupakan hal serupa. Semuanya hanyalah sebuah tuduhan sepihak dan bohong atau mengada-ngada.

Sebelumnya, Bawaslu telah menolak laporan yang dilaporkan oleh BPN atas dugaan pelanggaran atau kecurangan TSM yang dilakukan paslon nomor urut 01 Jokowi – Maruf pagi tadi. Dalam putusannya, Bawaslu menjelaskan ada kurangnya bukti menjadi landasan Bawaslu menolak laporan itu.

Penulis: Ivan S.P

Baca Juga