BPS: Pengangguran Berkurang 40 Ribu Orang

Kepala BPS, Suhariyanto menjelaskan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jl. dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018). Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com
Kepala BPS, Suhariyanto menjelaskan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jl. dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018). Foto: Yusuf Tirtayasa/Akuratnews.com

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan kondisi ketenagakerjaan di Indonesia per Agustus 2018. Sebanyak 7 juta orang dikatakan menganggur.

Jumlah ini berkurang 40 ribu orang dibanding Agustus 2017 lalu, yakni 7,04 juta. "Dalam setahun terakhir, pengangguran berkurang 40 ribu orang," kata Kepala BPS, Suhariyanto saat jumpa pers di Gedung BPS, Jl. dr. Sutomo, Jakarta Pusat, Senin (5/11/2018).

Hal itu sejalan dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) yang turun menjadi 5,34 persen pada Agustus 2018. Dilihat dari tingkat pendidikan, TPT untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih mendominasi diantara tingkat pendidikan Iain, yaitu sebesar 11,24 persen.

Untuk jumlah angkatan kerja pada Agustus 2018 yakni sebanyak 131,01 juta orang, atau naik 2,95 juta dibanding Agustus 2017. Sejalan dengan naiknya jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menurut Suhariyanto juga meningkat 0,59 persen pada Agustus 2018.

"Kenaikan TPAK memberikan indikasi adanya kenaikan potensi ekonomi dari sisi pasokan (supply) tenaga kerja," ucapnya.

Penduduk yang bekerja sebanyak 124,01 juta orang atau bertambah 2,99 juta orang dari Agustus 2017. Sebanyak 70,49 juta orang (56,84 persen) bekerja pada kegiatan informal.

Selama setahun terakhir, pekerja informal turun sebesar 0,19 persen dibanding Agustus 2017. Persentase tertinggi pada Agustus 2018 adalah pekerja penuh atau yang memiliki jam kerja minimal 35 jam per minggu, yakni sebesar 71,31 persen.

Sementara penduduk yang bekerja dengan jam kerja 1-7 jam memiliki persentase yang paling kecil, yaitu sebesar 2,14 persen. Untuk pekerja tidak penuh terbagi menjadi dua, yaitu pekerja paruh waktu (22,07 persen) dan pekerja setengah penganggur (6,62 persen).

(Ysf)

Penulis:

Baca Juga