Brigade Elang Amankan Satwa Liar di Komplek Elite

Jakarta, Akuratnews.com - SPORC Brigade Elang Seksi Wilayah I BPPHLK Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara bekerja sama dengan Balai KSDA DKI Jakarta, Dinas Kehutanan Propinsi DKI Jakarta serta Polda Metro Jaya, pada Kamis (22 /2) berhasil mengamankan  satwa liar yang dilindungi undang-undang di Komplek Walet Elok Perum Indah Kapuk, Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Dirumah pemilik yang berinisial C.

Dalam kegiatan ini berhasil diamankan 10 jenis satwa liar yang diduga dilindungi UU antara lain burung Cendrawasi Raja 1 ekor, Jalak Bali 6 ekor, Kakatua Kecil Jambul Kuning 3 ekor, Kakatua Besar Jambul Kuning 1 ekor, Elang Ular Bido 2 ekor, Elang Brontok 1 ekor, Lutung Merah 7 ekor, Surili 1 ekor, Bayan 2 ekor, Nuri Kepala Hitam 5 ekor.

Semua satwa liar tsb sudah  diamankan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) seksi wilayah I Jabalnusra kemudian langsung dititipkan di PPS Tegal Alur Balai KSDA DKI Jakarta.

Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Seksi Wilayah I Jakarta BPPHLHK Jabalnusra saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kegiatan pemeliharaan satwa liar dilindungi Undang-undang tanpa izin merupakan pelanggaran pasal 21 ayat (2) huruf a jo.

Pasal 40 ayat (2) Undang undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara  maksimal 5 (lima) tahun dan denda maksimal sebanyak  Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah)

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari aduan masyarakat tentang adanya pemeliharaan satwa yang dilindungi kepada Dinas Kehutanan Provinsi DKI Jakarta yang diteruskan kepada Seksi Wilayah I BPPHLHK Jabalnusra yang ditindaklanjuti dengan kegiatan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) oleh Unit Intelijen Seksi Wilayah I Jakarta BPPHLHK Jabalnusra dan Dinas Kehutanan Propinsi DKI Jakarta.

Guna memperoleh data kebenaran  informasi dari masyarakat tersebut, dari hasil kegiatan pengumpulan bahan keterangan ditemukan beberapa satwa liar yang diduga dilindungi, kemudian langsung ditindaklanjuti dengan operasi bersama. (Yp/Red)

Penulis:

Baca Juga