Brigjen TNI Djaka Budhi Utama, TMMD Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Waaspam Kasad Brigjen TNI Djaka Budhi Utama. S.sos didampingi Dandim 0603/Lebak Letkol Kav. Yudha Setiawan, Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, Danyon Mandala Yudha Kolonel Inf Daniel Sergious Parsaoran Lumbanraja, Danyon 320/BP Letkol Inf Faurizal Noerdin, Dandodiklatpur Letkol Infantri Ageng Wahyu Romadhon dan Kasiter korem 064/MY Letkol Inf Asep, saat menemui warga di lokasi TMMD ke 106 Kodim 0603/Lebak di kecamatan Cileles, Lebak. Selasa (15/10).

Lebak. Akuratnews - Tim Pengawas Evaluasi (Wasev) Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 TA. 2019 Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD) mengunjungi lokasi kegiatan TMMD di Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Banten.

Tim Wasev yang dipimpin oleh Waaspam Kasad Brigjen TNI Djaka Budhi Utama. S.sos disambut Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno didampingi Dandim 0603/Lebak Letkol Kav. Yudha Setiawan di kampung Pematangwaru Desa Cipadang.

Waaspam Kasad Brigjen TNI Djaka Budhi Utama mengatakan, program TMMD merupakan wujud kemanunggalan dengan rakyat sesuai 8 wajib TNI yang ke 8, "Mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat sekelilingnya".

"TMMD merupakan suatu budaya TNI yang akan dilaksanakan terus setiap tahun, sampai tahun ini sudah yang ke 106, program ini berhasil bila melibatkan seluruh komponen masyarakat di wilayah pelaksanaan TMMD, budaya gotong royong di wilayah Lebak masih tinggi," kata Brigjen TNI Budhi Djaka Utama S.Sos. saat di temui lokasi TMMD di Lebak. Selasa (15/10).

Wakil Bupati H.Ade Sumardi, SE menjelaskan, Kabupaten Lebak mencakup 28 kecamatan, dengan jumlah penduduk kurang lebih 1,2 juta jiwa dan masih perlu pembangunan infrastruktur melalui program TMMD, dan berkat kerjasama dengan TNI dalam bidang pembangunan infrastruktur, perekonomian masyarakat diharapkan mampu berkembang dengan tinggi.

"Masyarakat Kabupaten Lebak masih sangat membutuhkan kerjasama dengan TNI untuk kedepannya, karena yang dahulu dianggap Kota tertinggal tapi saat ini Lebak dalam perkembangan ke arah yang lebih maju," ungkap Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi.

Dalam pemaparannya, Dandim 0603/Lebak menjelaskan pencapaian sementara kegiatan TMMD ke-106 TA.2019 di Kecamatan Cileles, dikatakannya, pada program TMMD di wilayah Kodim 0603/Lebak dilaksanakan berbagai kegiatan yang saat ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat, diantaranya, pembukaan akses jalan penghubung dua desa (Cipadang - Pasindangan), pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan, pembuatan sumur bor dan lainnya, selain itu, peningkatan kesejahteraan masyarakat masih perlu mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat.

"Pada program TMMD ke 106 diwilayah Kodim 0603/Lebak, sasaran utamanya adalah membangun akses jalan sepanjang 7 km dengan lebar 8 meter, gorong-gorong 2 unit, turap 80 m, merehabilitasi 1 bangunan masjid, pembuatan 2 sumur bor dan pembangunan 1 tugu TMMD, semuanya di kerjakan oleh personil gabungan satgas TMMD sejumlah 150 personel dibantu warga masyarakat," papar Dandim 0603/Lebak Letkol Kav. Yudha Setiawan.

Pada kunjungan kerja Tim Pengawas Evaluasi dihadiri sejumlah petinggi militer, kepolisian dan pemerintahan daerah diantaranya Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, Danyon Mandala Yudha Kolonel Inf Daniel Sergious Parsaoran Lumbanraja, Danyon 320/Bp Letkol Inf Faurizal Noerdin, Dandodiklatpur Letkol Infantri Ageng Wahyu Romadhon, Kasiter korem 064/My Letkol.inf Asep, Kabag polres Lebak Kompol Ajam dan Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi

Kunjungan dilanjutkan dengan meninjau Rumah bapak Natsir (35) yang menerima bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), perbaikan dan pengecatan Mesjid AL-Makmur di kampung Pematangwaru dan pemberian sembako kepada 100 orang warga masyarakat Desa. Cipadang dan Pasindangan. (dk/akuratnews).

Penulis:

Baca Juga