BSSN gandeng UI dan IHP Antisipasi Ancaman Siber

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggandeng Universitas Indonesia (UI) dan Indonesia Honeynet Project (IHP) dalam mengantisipasi ancaman siber.

Kerja sama yang terjalin antara ketiga lembaga tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat melalui komunitas dan lembaga pendidikan tinggi akan ancaman siber seiring dengan pemanfaatan teknologi.

Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian saat ditemui di Auditorium Pusat Studi Jepang FIB Universitas Indonesia mengungkapkan, ada tiga kunci untuk mewujudkan kesadaran akan keamanan siber.

"Pertama adalah membentuk jaringan kepedulian situasi siber (cyber awareness) melalui disiplin dalam membentuk audit dan pembaruan peralatan IT. Adapun kunci kedua adalah kesadaran akan serangan siber dengan melakukan identifikasi dan deteksi ancaman, dan ketiga mitigasi risiko" ungkap Hinsa di Depok Selasa (10/9/2019).

Hinsa juga berharap pelibatan komunitas dan lembaga pendidikan tinggi dapat mampu menumbuhkan dan meningkatkan kemampuan semua pihak akan keamanan siber.

"Di sini juga mereka bisa bertukar pikiran, pengalaman, latihan-latihan, dan saling berbagi informasi mengenai siber," harap Hinsa.

Sementara itu Rektor Universitas Indonesia (UI) Muhammad Anis menyambut antusias kerjasama yang dilakukan BSSN dengan Universitas yang dipimpinnya.

Muhammad Anis bahkan menyatakan pihaknya merasa bertanggung jawab dalam memfasilitasi komunikasi dan informasi terkait teknologi sebagai lembaga pendidikan tinggi.

"Sebagai lembaga pendidikan kita punya tri darma perguruan tinggi, salah satunya community engagement," kata Anis.

Anis pun menjamin pihaknya akan berkontribusi dalam memberikan kesadaran akan keamanan siber dan pemanfaatan teknologi tepat guna, salah satunya melalui hasil riset.

"Riset merupakan produk utama perguruan tinggi. Kita siap melakukannya untuk pengetahuan," pungkasnya.

Selain kerja sama, dalam acara tersebut juga digelar seminar dan workshop dengan tema "Peningkatan Cyber Situational Awareness Dengan Memanfaatkan Sistem Deteksi Dini Nasional" pada 10- 11 September 2019 di Kampus UI depok yang menghadirkan berbagai narasumber yang kompeten di bidang keamanan siber.

Seminar ini mendiskusikan berbagai hal terkait dengan tren ancaman siber, honeynet global dan Indonesia, isu cyber situational awareness, perkembangan ACAD-CSIRT dalam kerangka cyber security dan insiden respon di ranah akademik, next generwtion SOC, serta sekilas mengenai teknologi 5G dan implementasinya.

Penulis: Yandi Permana
Editor: Redaksi

Baca Juga