Buang Idealismenya, Ryo Domara Diminta ‘Jual’ Keadaan

Jakarta, Akuratnews.com - Tak banyak musisi yang mau melibatkan pihak ketiga dalam proses kreatifnya. Dari yang tak banyak itu, Ryo Domara salah satunya.

Lewat proses hearing dengan jurnalis dan musisi lainnya, Ryo seperti ingin menghilangkan ego dirinya sebagai penyanyi dan pihak produser.

Lalu, hendak kemana sebenarnya mantan personel Jimmu band ini saat melepas single miliknya ini.

"Sudah terlalu lama aku idealis dan cuma dapat 4 M, Makasih Mas Mainnya Mantap. Sudah lama aku mau jualan dan ingin memberi manfaat buat keluarga dan orang di sekitarku,” ungkap Ryo di Jakarta, Rabu (27/3).

Pemilik nama lengkap Ario Guruh Yoga Domara ini pun telah menyiapkan sembilan judul lagu yang mengusung berbagai genre musik ciptaannya.

Dan sebelum masuk dapur rekaman, Ryo bersama sang produser, Harry Budiman coba menerima masukan.

Sembilan lagu baru ciptaan Ryo, masing-masing 'Biar Jadi Rahasia', 'Janjiku', 'Kamu yang Mau Tahu', 'Sandiwara', 'Goyang Ga Umum', 'Cari Lagi,' '17 Tahun', 'Please Dong Baby' dan 'Cukup Sampai Disini' diperdengarkan kepada jurnalis dan teman-teman musisi, termasuk kepada promotor Harry 'Koko' Santoso dari Deteksi Production.

"Ryo dan timnya juga harus memperhitungkan adanya kalimat yang menjual dalam lagu yang akan dilempar ke pasar. Harus ada 'sabda' yang membekas bagi pendengarnya. Dan patut diingat komersil itu karena bisa menjual keadaan. Dan itu dilakukan oleh semua musisi kondang sekalipun," ujar Harry 'Koko'.

Keterlibatan Ryo di dunia musik tanah air memang bukan baru kemarin sore. Ia merupakan salah seorang vokalis senior di kancah musik Indonesia.

Keterlibatannya dalam album 'Rockestra' milik Erwin Gutawa (2008), kemudian ia bersama grup band Jimmu dan Produce merilis berbagai single bersama bandnya.

Ryo juga pernah bekerjasama dengan Eros SO7 pada single berjudul Terbakar Mentari yang menjadi salah satu lagu soundtrack film 'Garuda Di Dada Ku' (2009).

Penulis: Rianz

Baca Juga