Buka Gerai ke 57 Jadi Pertanda Bisnis The Harvest Stabil

Presiden Direktur Grup The Harvest Edison Manalu, diapit oleh CEO Grup The Harvest Evaliny beserta karyawan The Harvest Cempaka Putih.

Jakarta, Akuratnews.com – Di tengah musibah yang sedang mendera tanah air dengan kasus virus Corona (Covid 19), sebagian bisnis yang terjadi di tanah air mengalami penurunan. Namun, di tengah kondisi tersebut, The Harvest mampu berdiri stabil ditandai dengan pembukaan Toko barunya di wilayah Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Di sela-sela pembukaan Toko, CEO The Harvest Group Edison Manalu menjelaskan, pemilihan wilayah Cempaka Putih sebagai tempat bagi tokonya yang ke 57, dinilai sebagai wilayah lama yang memiliki pertumbuhan yang cukup baik.

“Secara area sudah memenuhi data yang kami perlukan dan secara lifestyle sangat mendukung. Dan yang paling penting lagi kami mendapatkan posisi yang strategis,” ujarnya, Rabu (18/3).

Berbicara tenatang income, dia memaparkan secara income The Harvest melihatnyasecara general. Dalam perjalanannya, pihaknya selalu  percaya diri dalam membangun tokoi. Secara per kapita walaupun dalam kondisi seperti ini, di mana proyeksi pemerintah dalam pertumbuhan ekonomi berkisar 5,2-5,3 persen atau big growth tidak mematok berapa besarnya prosentase, tetapi lebih kepada penyumbang Gross Domestic Product (GDP) itu sendiri di mana F&B factor kedua terbesar dari factor dometik konsumsi yang menyumbangkan GDP.

“Prosentasenya selalu lebih tinggi dari keseluruhan. Jika 5,2 persen GDP nasional, GDP F&B atau domestic konsumsi selalu di atas itu, sekitar 5,8 persen. Nah kalaupun itu turun, bar-nya pasti tidak jauh dari angka tersebut. Kami tetap stabil penjualan kami sampai saat ini,” ungkapnya.

Di tengah musibah Covid 19 pihaknya membuka took mengingat rencana yang dilakukan sudah sejak tahun lalu. Secara manajemen pihaknya telah melakukan antisipasi dari sisi produksi, office, dan para karyawan di lapangan itu sudah ada namanya Business Continuity Plan (BCP) untuk SOP wabah Covid ini.

“Di pusat produksi kami yang namanya pengukuran suhu badan karyawan semuajelas termasuk handling. Kemudian yang terpenting adalah kami sedapat mungkin menencouredge orang untuk stay di rumah dengan promosi yang sifatnya online delivery. Malah kami sudah membuat program untuk free delivery. Kita mulai minggu depan. Untuk jarak maksimum pengiriman sekitar 20 KM. Jika dilihat satu Jabodetabek pasti tercover,” imbuhnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:
Photographer:akuratnews.com

Baca Juga