Buka Praktik secara Ilegal di Jakarta Utara, Dokter Asal China Ditangkap

Jakarta, Akuratnews.com - Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya mengungkap praktik kedokteran ilegal yang telah berlangsung selama tiga bulan di Klinik Cahaya Mentari, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Praktik kedokteran ilegal ini melibatkan seorang dokter Warga Negara Asing berinisial LS yang tidak memilik izin dari Dinas Kesehatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, di klinik tersebut, Dr. LS melakukan praktik pengobatan THT dengan cara menyuntikkan cairan ke sekitar hidung pasiennya.

Dalam pengungkapan kasus ini, sang pemilik klinik, yakni A, juga diamankan polisi, A diamankan lantaran terbukti dengan sengaja menggunakan tenaga kerja asing yang tak miliki ijin praktek untuk melakukan pengobatan di kliniknya.

Unit IV Subdit III Sumdaling Dit Reskrimum Polda Metro Jaya Kompol Imran Gultom, mengatakan berawal dari informasi dari masyarakat yang di Klinik Utama Cahaya Mentari. Ada dokter kewarganegaraan asing yang membuka praktek kedokteran THT.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kemudian pihak kepolisian melakukan kegiatan dengan menyamar menjadi pasien yang berkunjung ke klinik.

"Setelah kami melakukan tindakan undercover, kami temukan bahwa Dr. LS menjalankan praktik pengobatan THT pada pasiennya dengan cara menyuntikkan cairan ke sekitar hidung" ujar Kompol Imran Gultom.

Imran mengatakan masyarakat yang datang berobat kesana kebanyakan menyakini di tangani Dokter asing.

"Menurut nya lebih bagus dari dokter lokal, selain itu sistim pengobatanya juga tanpa mengunakaan operasi" Terang Imam.

Atas perbuatannya, para tersangka ini akan dikenakan Pasal 78 Jo Pasal 72 ayat (3) dan/atau Pasal 75 ayat (3) Jo Pasal 32 ayat (1) dan/atau Pasal 76 ayat Jo Pasal 36 dan/atau Pasal 77 Jo Pasal 73 ayat (1) UU No. 29 tahun 2004 tentang praktik kedokteran

Dengan terbongkarnya kasus Klinik kesehatan yang memperkerjakan Warga Negara asing yang tidak memilik izin praktek di wilayah Jakarta utara oleh pihak kepolisian. Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Pemprov DKI Jakarta, Ani Ruspitawati di tempat yang sama membeberkan sejumlah syarat bagi warga negara asing (WNA) yang hendak membuka praktik kedokteran di Indonesia.

"Pada dasarnya Undang-undang di Indonesia mengizinkan bagi Warga Negara asing yang ingin Membuka pelayanan kesehatan selama sesuai atau mengikuti Undang-undang dan peratururan yang Ada di Negara ini." Kata Ani

Ani melanjutkan ketentuan-ketentuan tersebut WNA tersebut harus memilik izin kerja di Indonesia, keabsahan Ijazah serta mematuhi etika profesi. "Yang tidak kalah penting WNA harus bisa bahasa Indonesia," tambahnya

Paling awal, dikatakan Ani disebutkan orang yang ingin menjalankan praktik kedokteran wajib memiliki Surat Tanda Registrasi sementara (STR) untuk dokter Warga Negara asing, "Ini merupakan bukti tertulis, diberikan orang bersangkutan memenuhi persyaratan profesi. STR berlaku selama lima tahun sejak diterbitkan." Jelasnya

Kalau STR sementara sudah diterbitkan untuk Warga Negara Asing yang akan Membuka praktek di indonesia maka yang bersangkutan akan memiliki surat izin praktek

Kalau semua persyaratan itu sudah ada, lanjut Ani, maka seorang warga negara asing boleh membuka praktik kedokteran di Indonesia.

Penulis: Edi Suroso

Baca Juga