Buka Saat PSBB, Tempat Hiburan Malam di Depok Berisiko Kena Dua Sanksi

Depok, Akuratnews.com- Tempat hiburan malam yang masih buka dimasa pandemi Covid-19 dan saat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Proporsional. akan berisiko terkena dua sanksi.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengaku akan lakukan pengawasan lokasi hiburan malam yang masih buka dan langgar peraturan dimasa pandemi Covid-19.

"Nanti akan kami lakukan pengawasan. Jika melanggar bisa kena sanksi denda atau penutupan sementara," ujar Kasatpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny saat dihubungi Rabu,(28/10/2020) malam.

Menurutnya, landasan sanksi tersebut bisa mengacu Peraturan Wali Kota (Perwal) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau Peraturan Daerah (Perda) Perijinan.

"Perwal PSBB jika dimasa pandemi Covid-19. Untuk penutupan usaha secara permanen mengacu Perda Perijinan," jelas Lienda kepada Akuratnews.com.

Ditambahkan Lienda, dalam proses pengawasan pihaknya juga akan lakukan pemeriksaan terkait kelengkapan ijin usaha tempat hiburan malam.

Pihak Satpol PP Depok juga akan menindaklanjuti kepada pihak Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) jika nantinya ditemukan bentuk pelanggaran Perda Perijinan.

"Iya, jika hasil monitoring kita ditemukan ada pelanggaran perijinan nanti kami akan laporkan ke DPMPTSP untuk dilakukan pengawasan dan pengendalian (Wasdal)," pukas Lienda.

Seperti diketahui, tempat hiburan malam berlokasi di Jalan Raya Bogor tampak masih buka hingga jelang pagi dini hari meski Depok tengah berlakukan PSBB Proporsional.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil memperpanjang masa PSBB Proporsional di wilayah Kota Bogor, Depok, Bekasi, Kabupaten Bogor dan Bekasi (Bodebek) hingga 25 November 2020. Semula PSBB Proporsional berlaku hingga 27 Oktober 2020.

Sedang, data pantau Covid-19 di Kota Depok hingga 28 Oktober 2020 angka kasus konfirmasi positif Covid-19 terus meningkat ditiap harinya.

Total angka kasus konfirmasi mencapai 7007 ribu kasus atau meningkat 65 kasus. Angka kasus konfirmasi aktif capai 1152 kasus, angka meninggal 196, dan sembuh capai 5659 kasus.

Penulis:

Baca Juga