Bupati Sidoarjo: Hari Santri adalah Resolusi Jihad Membela Kedaulatan NKRI

Bupati Saiful Ilah saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di Alun-alun Sidoarjo. (Foto: Dok. Akuratnews.com)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Hari Santri merupakan resolusi jihad membela kedaulatan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Memperingatinya, berarti mewujudkan hubungan yang harmoni antara pemerintah dengan umat Muslim, terutama kalangan santri.

Itulah amanat Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah selaku inspektur upacara yang disampaikan dalam upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tingkat kabupaten, bertempat di Alun-alun Sidoarjo, Selasa (22/10/2019).

"Peringatan HSN tahun ini mempertegas peran santri paling depan, dalam hal mengkaji ilmu, mengaji dan belajar menerima perbedaan yang tetap bersandar pada sumber hukum berlaku. Semangat ajaran inilah yang dapat menginspirasi para santri berkontribusi merawat perdamaian dunia," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Saiful Ilah juga menyinggung persiapan para kafilah Musabaqoh Tiwalatil Quran (MTQ) Sidoarjo. Kafilah ini bakal mengikuti kejuaraan MTQ ke-28 tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Tuban.

Upacara HSN yang bertema "Santri Indonesia untuk Perdamaian Dunia" ini dihadiri Kepala DPRD Sidoarjo, H. Usman, Wakil Bupati Sidoarjo, H. Nur Ahmad Syaifuddin, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Inf. Muhammad Iswan Nusi, Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Anggi Siregar dan seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Selain itu ada juga para pimpinan MWC dan Ranting NU se-Sidoarjo, serta diikuti ratusan peserta upacara dari perwakilan pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Sidoarjo. (*)

Baca Juga