Seminar Litersi Digital

Cak Imin Kembali Menjadi Narasumber Webinar Litersi Digital Yang Digelar Kemenkominfo dan DPR RI

Jakarta, Akuratnews.com-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat Literasi Digital: “Peran Organisasi Masyarakat (Ormas) Dalam Menyebarkan Narasi Positif di Media Sosial”.

Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Bapak Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI. Narasumber kedua adalah Bapak Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc. menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI serta mengundang  Bapak Masduki, S.Pd.I menjabat sebagai Ketua DPC PKB Kota Mojokerto. Seminar ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 16 Oktober 2021 melalui platform zoom meeting.

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Literasi Digital yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Seminar Literasi Digital memiliki beberapa tujuan di antaranya adalah untuk mendorong masyarakat agar mengoptimalkan pemanfaatan internet sebagai sarana edukasi dan binis, memberdayakan masyarakat agar dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan dan bermanfaat; memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur TIK yang dilakukan oleh Pemerintah khususnya oleh APTIKA.

Selain itu juga untuk mendorong dan memotivasi peran orang tua dalam pendampingan pembelajaran dimasa pandemi, serta mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dua arah antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan pihak lainnya.

Narasumber pertama Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc menjabat sebagai Dirjen Aplikasi Informatika (APTIKA) Kementerian Kominfo RI melalui tampilan video menjelaskan.

"Dimasa pandemi dan pesatnya teknologi telah merubah aktivitas seluruh masyarakat dalam melakukan kegiatan dan mengajak masyarakat untuk ikut serta dalam transformasi digital Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mewujudkan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peran yang sangat penting. Karena dalam upaya transformasi digital, pemerintah tidak dapat bergerak sendiri sehingga peran masyarakat sangat dibutuhkan. Sehingga Kominfo dan Siber Kreasi serta stakeholder lainnya terus berupaya mengadakan kegiatan guna mencapai tingkat literasi yang optimal," jelas Samuel.

Selanjutnya narasumber kedua Dr. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si. yang menjabat Wakil Ketua DPR RI atau yang dikenal dengan nama Cak Imin menjelaskan;

"Dalam diskusi ini kita patut membca keadaan, mengamati perkembangan dengan, mengamati keadaan dengan cerdas dan detail, sehingga kita bisa mengambil peran-peran yang positif dan produktif dalam dunia digital atau social media. Kata kunci dalam era digital ialah kualitas, cerdas, dan mampu mendefinisikan pasar yang ada social media dan dunia digital. Organisasi memiliki kemampuan network yang bersambung, oleh karena itu organisasi memiliki peran yang penting untuk kita manfaatkan. Maka kita harus berorganisasi, karena dengan kita berorganisasi membuat kita banyak teman, membawa banyak jaringan, membawa banyak peluang jika kita sudah mencapai kualitas standar. Mari kita sama-sama menjadi bagian dari kekuatan baru yang siap mengisi dan mewarnai social media kita dan mewarnai dunia digital kita untuk bisa lebih baik keadaannya. Saya yakin dengan terus mengasah kemampuan belajar dan terus belajar akan bertemu dengan posisi yang terbaik di dalam social media," jelas Cak Imin.

Selanjutnya nara sumber terakhir  Masduki, S.Pd. I Selaku Ketua DPC PKB Kota Mojokerto dalam paparannya menjelaskan;

"Ada dua kata yang diambil dari ormas yaitu organisasi masyarakat, yang dimana organinasi yang disebut organon atau organ bagian tubuh dan masyakat itu kumpulan dari dua orang atau lebih yang berkumpul untuk menyatukan pendapat dan visi misi untuk suatu perkumpulan. Maka salah satu peran ormas pada era digital yaitu harus bisa mengarahkan pada orang yang berkumpul dalam ormas tersebut untuk menggunakan social media dengan bijak. Dalam bermedia social ada nilai plus dan minesnya, maka media social ini di ibaratkan sebagai pisau, karena pisau ini bisa saja membunuh dirinya sendiri atau memberikan kemanfaatan pada orang lain, maka media social ini sangat tajam dan menakutkan," jelas Masduki.

Seminar ini diikuti sekitar 150 peserta, yang secara interaktif melakukan tanya jawab dengan ketiga narasumber yang ada. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat dapat melakukan literasi digital sebagai dukungan kepada pemerintah mewujudkan transformasi digital Indonesia.

Penulis: Irish
Editor: Redaksi

Baca Juga