Calon Kapolri Harus Paham Dinamika Kejahatan Global

Jakarta, Akuratnews.com - Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengantongi nama-nama para jenderal yang bakal menjadi pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis. Sejumlah perwira tinggi (Pati) berpangkat Komisaris Jenderal di institusi Polri sudah disorot dan digadang-gadang menduduki kursi Trunojoyo I.

Sejumlah analisis pun bertebaran. Kepala Prodi Hukum Pascasarjana Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Dr. Rumainur, SH,MH misalnya. Dirinya melihat, kriteria calon Kapolri harus faham dinamika kejahatan dunia yang telah mengglobaliasi.

"Di tengah era terbuka, aktivitas manusia lintas negara semakin mudah diakses baik secara langsung maupun melalui ruang digitalisasi. Bukan hanya itu, dinamika sosial, ekonomi dunia, sosial politik internasional terhubung langsung ke Indonesia melalui akses digital yang sewaktu-waktu bisa menjadi bom waktu jika pembantu presiden Jokowi tidak memiliki kecerdasan mumpuni guna memenuhi kebutuhan negara saat ini," ujar Rumainur di Jakarta, Jumat (1/1).

Kepala Prodi Hukum Pascasarjana Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Dr. Rumainur, SH,MH

Ia menyarankan, menjadi Kapolri jangan hanya melihat situasi dalam negeri saja meski institusi kepolisian bertugas menjaga keamanan dalam negeri. Kriteria calon Kapolri pun harus yang amanah dunia akhirat, karena keseimbangan itu diperlukan saat ini sehingga tidak hanya beroreintasi penegakan hukum positif saja, tapi juga keseimbangan dengan akidah para penegak hukum.

"Jangan hanya melakukan penegakan hukum tanpa pengawasan yang baik. Polri kedepan harus mengedepankan ketauladanan, pimpinannya harus sosok yang bersih dari keterkaitan masalah hukum selama masa berkarir karena efeknya mengurangi wibawah dan kepercayaan di lingkungan kerjanya sendiri," lanjutnya.

Di samping itu, sosok calon Kapolri harus tahu adat istiadat dan kearifan lokal karena majemuknya masyarakat Indonesia.

Hal penting yang juga patut menjadi pertimbangan adalah senioritas.

"Ini menyangkut hadirnya stabilitas manajemen organisasi yang harmoni di internal Polri dan sinergitasnya dengan institusi TNI," pungkas Rumainur.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga