Camat Kontunaga Mulai Tertibkan Hewan Ternak Liar, Kasat Pol PP Muna: Respon Positif

Camat Kontunaga Saat Berpose bersama Sat Pol PP Muna di Kantor Kecamatan Kontunaga Muna Sultra
Camat Kontunaga Saat Berpose bersama Sat Pol PP Muna di Kantor Kecamatan Kontunaga Muna Sultra

AKURATNEWS - Sosialisasi penertiban hewan ternak yang dilakukan oleh Pemerintah Kecamatan Kontunaga Kabupaten Muna Sultra di Desa desa yang ada diwilayahnya pada tanggal 24 September 2021 lalu, dikarenakan banyaknya hewan ternak yang bebas berkeliaran ditempat umum, telah usai.

Kini Pemerintah Kecamatan itu dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Satuan Polisi Pamong Pradja (Sat Pol PP) nya, mulai melaksanakan tahapan penertiban sesuai Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 12 Tahun 2021.

Dilaksanakannya hal itu, atas dasar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Penertiban Hewan Ternak. Sehingga nantinya tak ada lagi hewan ternak yang liar atau dapat berkeliaran bebas ditempat umum.

Hal itu di katakan oleh Camat Kontunaga, Andi April, kepada Akuratnews.com, usai melakukan penertiban hewan diwilayahnya. Senin, 4 Oktober 2021.

Menurutnya, kegiatan yang dilaksanakan oleh pihaknya itu bersama Sat Pol PP Muna adalah untuk menyasar hewan hewan ternak seperti Sapi, Kuda dan Kambing yang berkeliaran di Fasilitas Umum yakni Rumah Ibadah, Fasilitas Pendidikan, Taman taman Desa, Pasar, dan Yang berada di Bahu jalan.

" Perda dan Perbub kita sudah berikan kepada pemilik pemilik hewan ternak. Pemberitahuan tertulis juga sudah kita lakukan, selanjutnya dari tanggal 4 hingga 6 Oktober 2021, kita melakukan aksi nyata dilapangan. Namun untuk saat ini kita masih mengambil langkah langkah persuasif kepada pemilik ternak," Tuturnya.

Orang nomor satu di Kecamatan Kontunaga itu juga mengatakan bahwa pelaksanaan yang dilakukan pihaknya itu yang dibantu dengan Sat Pol PP Muna adalah bagian dari pada Evaluasi progres yang sudah di Sosialisasi kepada pemilik ternak yang sudah ada sebelumnya.

Diapun berharap dengan moto wilayah yang dipimpinnya itu yakni ATURAN TEGAK - MASYARAKAT NYAMAN - PETERNAK SEJAHTERA, sangat berharap kepada masyarakat peternak untuk dapat membantu kesuksesan Perda dan Perbub itu.

" Agar langkah ini bisa sukses diharapkan pemilik hewan ternak (Sapi, kuda dan kambing) untuk patuh terhadap aturan yang telah ada," Pungkasnya.

Sementara Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Muna, Bahtiar Baratu dengan dilaksanakannya Perda dan Perbub tentang penertiban hewan yang dilakukan Kecamatan Kontunaga itu, sangat merespon positif apa yang sudah dilakukan oleh Camat Kontunaga.

" Kami sangat respon positif apa yang sudah dilakukan Camat Kontunaga yang proaktif dalam menjalankan Perda dan Perbub penertiban hewan. Dan hal ini sangat luar biasa apa yang dilakukan oleh Camatnya," Ucapnya.

Kata Bahtiar, sebelumnya pihaknya telah bersurat pada empat Kecamatan untk melaksanakan Perda dan Perbub tersebut, namun dari empat kecamatan itu hanya kecamatan Kontunaga yang proaktif.

" Dalam melaksanakan Perda dan Perbub penertiban hewan ini, kami dalam hal ini Pak Sekda sudah bersurat kepada empat kecamatan. Diantaranya Kecamatan Batalaiworu, Kecamatan Lasalepa, Kecamatan Napabalano, Kecamatan Kontunaga. Baru Kecamatan Kontunaga yang sudah melaksanakan Perda dan Perbub setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat peternak. Seharusnya tiga kecamatan itu harus mengikuti Kecamatan Kontunaga, tapi mereka kurang proaktif," Katanya.

Dia berharap kedepannya pelaksanaan Perda dan Perbub penertiban hewan ternak ini sudah dapat ditindaklanjuti oleh kecamatan kecamatan lainnya yang ada di Muna.

" Kedepannya kecamatan lain sudah harus bisa melaksanakan seperti yang dilakukan Kecamatan Kontunaga. Kami harap ini berkelanjutan," Tuturnya.

Dengan telah dilaksanakannya Perda dan Perbub di Kecamatan Kontunaga, Kasat Pol PP Muna itu juga berharap kepada masyarakat pemilk hewan ternak untuk melahirkan kesadaran dalam beternak.

" Kami berharap dari pemilik hewan ternak untuk melahirkan kesadaran dalam beternak. Paling tidak solusinya bisa mengkandangkan hewan ternaknya, dicarikan pakannya, dan jangan dilepas begitu saja. Karena nanti kalau melanggar nanti dikenai sangsi Perda dan Perbub. Hanya saja untuk saat ini masih dilakukan langkah persuasif," Tandasnya.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga