Cara UBL dan SMK Tunas Media Memberikan Pemahaman Penggunaan Medsos

Para Narasumber dalam Literasi Media yang diselenggarakan hasil kerjasma Universitas Budi Luhur dan SMK Tunas Media Depok. Tampak Linda Islam M.Si (kerudung merah), pasca pbekalan kepada murid SMK Tunas Media.

Depok, Akuratnews.com - Media Sosial menjadi salah satu wadah penginformasi kepada masyarakat, khususnya di tanah air. Akibat dari mudahnya dunia digital dalam memberikan informasi, terkadang wadah tersebut menjadi ajang curhat yang akhirnya dapat mengarah ketidak adanya keterbatasan dalam mengungkapkan sebuah ekspresi yang nyatanya diatur dalam perundang-undangan. Dan tak banyak, akibat ketidak tahuan tersebut harus menjalani kasus hukum akibat dari ujaran yang diungkapkan di media sosial (medsos).

Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur (UBL) Linda Islami, MSi, saat memberikan literasi di hadapan murid SMK Tunas Media Depok, mengatakan penyuluhan terkait ujaran yang terjadi akhir-akhir ini, menjadi perlu untuk dibahas khususnya bagi murid SMK yang diketahui sebagai umur bebas saat berekspresi.

"Terkadang anak-anak remaja menggunakan media sosial tanpa disertai pengetahuan yang cukup, sehingga akan menimbulkan masalah sosial. Di antaranya, saling bully di media sosial. Untuk itu, remaja perlu diedukasi tentang dampak positif dan negatìf yang bisa mereka peroleh dari media online maupun social media," ujar Linda, (21/11).

Lebih lanjut Linda menegaskan bahwa dampak positif dari media sosial adalah penyampaian berita atau informasi yang lebih cepat, respon publik dapat segera dilihat, pesan dapat bertahan berulang ulang, dan ajang publikasi sekaligus promosi berbiaya murah.

"Ciri-ciri komunikasi media sosial viral tersebar melalui teknologi dan berlangsung cepat, informal, bersifat anonim atau tanpa indentitas, cakupan area dunia, serta tidak mengenal batas waktu dan batasan batasan norma," ucapnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga