Indonesia Darurat Narkoba

Cegah Peredaran Narkoba dalam Penjara, BNN dan Lapas Harus Kerjasama

Foto istimewa.

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) Kris Budihardjo, dalam peringatan Hari Anti Narkoba Internasional mengingatkan kepada semua pihak, khususnya BNN dan institusi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) untuk dapat menjalin kerjasama dalam kerangka pencegahan peredaran narkoba di Lapas.

"Kerjasama dalam kerangka pencegahan dan peredaran narkoba di Lapas melalui berbagai pelatihan petugas Lapas tentang pengertian jenis-jenis narkoba dan pola-pola operasional narkoba." Terang Kris Budihardjo kepada redaksi Akuratnews.com, Kamis (27/6/2019).

Menurut dia, Kerjasama antara BNN dengan Lapas sangat penting untuk dilakukan agar produksi dan peredaran narkoba dari dan di dalam Lapas dapat terkikis.

"Dalam hal peredaran dan pengedaran narkoba di dalam Lapas, petugas Lapas tidak dapat dipersalahkan 100 persen, karena petugas Lapas tidak pernah mendapatkan pelatihan teknis tentang jenis-jenis narkoba dan pola operasi para bandar narkoba." Ujar Kris.

"Pengertian dan pemahaman petugas Lapas bersifat autodidak dan berdasarkan naluri, kebiasaan dan pengalamannya." tandasnya.

Oleh sebab itu, Kris berpendapat, pelatihan teknis tentang seluk beluk narkoba oleh BNN untuk petugas Lapas sangat penting dilakukan, sebab BNN tidak bisa lepas tangan terhadap pencegahan peredaran dan pengedaran narkoba di dalam Lapas, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan di luar tetapi juga di dalam Lapas.

"Rehabilitasi tidak dilakukan secara sendiri-sendiri. Bagaimana seharusnya anggaran yang dimiliki BNN maupun yang dimiliki oleh Kementerian Sosial sebaiknya juga diarahkan untuk rehabilitasi pengguna narkoba atau korban penyalahgunaan narkoba di dalam proses penghukuman dan/atau penahanan." Terangnya.

"Pengguna penyalahgunaan narkoba harus direhabilitasi dari habitat yang paling tepat, adalah di dalam bentuk aplikasi bukan tupoksinya Lapas, tetapi masih dalam koridor tugas pokok BNN maupun Kementerian Sosial." Kata Kris. Dia pun menyayangkan bahwa BNN kurang peka terhadap masalah ini.

"BNN tidak bisa berhenti hanya sampai pada proses penindakan saja. Sungguh sangat disayangkan sehingga pencegahan penyalahgunaan narkoba seolah-olah tidak terintegrasi dan setengah hati. Semua sumberdaya yang ada pada negara harus bersinergi dalam melakukan penindakan dan pencegahan peredaran narkoba, termasuk di dalam Lapas," Tandas kris Budihardjo. (*)

Penulis: Ahmad Ahyar
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga