‘Celebration of MeMiles’ Jadi Penanda Kembalinya MeMiles

Jakarta, Akuratnews.com - Sempat didera kasus dugaan investasi bodong, namun akhirnya divonis tak terbukti oleh Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, September lalu, aplikasi MeMiles mulai bangkit kembali.

Dan setelah vakum sembilan bulan, MeMiles pun hadir lagi dengan semangat baru jelang 2021 dengan menghadirkan album kompilasi bertajuk 'Celebration of MeMiles'.

Januari 2021 mendatang album ini siap dirilis dengan berisi 12 lagu dari berbagai genre musik, mulai dari keroncong, hip-hop hingga K-Pop.

Masing-masing lagu dibawakan beberapa member dan berisi kegembiraan member atas kehadiran kembali MeMiles setelah sempat didera masalah.

“Album ini ungkapan syukur member atas kebangkitan lagi MeMiles, sekaligus sebagai langkah awal kami kembali," ujar Yulienka, salah satu member MeMiles yang ikut dalam album ini saat sesi pemotretan album di Jakarta, Rabu (23/12).

Selain Yulienka, album 'Celebration of Memiles' ini juga diisi oleh Direktur MeMiles, F Suhanda, Ayu yang menyanyikan lagu keroncong, Ami di genre pop, Santa di genre hip hop serta Squad Band.

“Album ini sudah dipesan oleh 100 ribu member Memiles. Kita memang buat dalam versi CD buat member MeMiles yang berjumlah 300 ribu member,” imbuh Yulienka.

Direktur MeMiles, F Suhanda juga mengungkapkan rasa syukurnya atas segera rilisnya album ini.

“Kami bangga sekaligus bersemangat atas kebangkitan ini. Hal ini dilukiskan di lagu dalam album kompilasi ini," ucap Suhanda.

Album 'Celebration of MeMiles' yang rilis Januari 2021 ini akan hadir di digital store dan kanal media sosial. Sedangkan album fisik berupa CD akan diedarkan bagi para member MeMiles di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, Polda Jawa Timur (Jatim) membongkar dugaan investasi bodong MeMiles pada akhir 2019. Polda Jatim kemudian mengusut kasus itu dan memeriksa banyak saksi, termasuk para pesohor mulai dari kalangan artis hingga Keluarga Cendana.

Namun di persidangan, PN Surabya menyatakan MeMiles tidak bersalah melanggar sejumlah UU dalam menghimpun uang dari masyarakat yang tembus hingga Rp750 miliar.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga