Diduga Berniat Angkat Isu Papua di SU PBB

Coba Menyusup Jadi Delegasi Vanuatu, Tokoh Separatis Papua Ini Diusir

New York, Akuratnews.com - Tokoh separatis Papua, Benny Wenda dikabarkan tidak diizinkan masuk ke ruang Sidang Umum (SU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS).

Benny disebutkan mencoba masuk melalui delegasi Vanuatu, namun karena pemberlakuan peraturan baru ia batal untuk bisa masuk ke dalam ruangan mengikuti jalannya persidangan.

“Kini PBB punya aturan baru, hanya warga negara resmi dari negara peserta yang bisa masuk dan hadir dalam Sidang Umum PBB,” terang Delegasi RI asal Papua, Nick Messet.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah menjelaskan, secara umum, seseorang yang menghadiri sidang umum PBB harus terakreditasi dan resmi sebagai delegasi negara tertentu.

"Untuk seseorang menghadiri sidang (umum PBB), dirinya perlu terakreditasi dan resmi merupakan wakil atau bagian dari delegasi negara tertentu," kata Teuku, Minggu (29/9).

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo memaparkan kelompok yang diduga menjadi dalang kerusuhan ingin menjadikan isu Papua terdengar dalam Sidang Umum PBB yang sedang berlangsung di Amerika Serikat.

“Untuk dijadikan isu pada SU (Sidang Umum) PBB di New York 23 sampai dengan 27 September,” ujar Dedi.

Namun dikutip dari Deutsche Welle pada (24/9) tuduhan itu dibantah oleh Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat, Sebby Sambom. Dirinya menolak adanya tuduhan tersebut.

“Kami tidak mengambil sikap dalam protes masyarakat atas rasisme terhadap penduduk asli Papua. Ini murni tindakan yang dilakukan oleh seluruh masyarakat,” terang Sambom dalam  pernyataannya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga