Contoh Layanan Publik, Bupati Simeulue Provinsi Aceh Kunjungi Kabupaten Sidoarjo

Bupati Saifullah bersama Bupati Simeulue Erli Hasim (kanan), disaksikan Sekda Achmad Zaini di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo. (foto: istimewa)

Sidoarjo, Akuratnews.com - Keinginan mencontoh layanan publik, alasan Pemkab Simeulue melakukan kunjungan ke Pemkab Sidoarjo.

Itulah yang diungkapkan Bupati Simeulue, Nangroh Aceh Darussalam (NAD), Erli Hasim beserta rombongan saat berkunjung ke Pemkab Sidoarjo dan disambut Bupati Sidoarjo, H. Saiful Ilah, didampingi Sekda, H. Achmad Zaini di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Selasa (23/7/2019).

"Ada misi khusus kedatangan kami ke Sidoarjo yang berkaitan dengan pelayanan publik, terutama layanan di tingkat kecamatan," kata Bupati Erli yang juga mengajak sejumlah bawahannya, yakni delapan pejabat eselon dua dan sepuluh camat di lingkungan Pemkab Simeulue.

Dalam kunjungannya tersebut, Bupati Erli berharap mendapatkan ilmu yang berguna bagi kepentingan pembangunan di daerahnya.

"Kami melihat Pemkab Sidoarjo memiliki track record yang baik dalam hal pelayanan publik. Di sini, kami akan belajar mengenai birokrasi pemerintahan, aplikasi manajemen pemerintahan dan pengelolaan sumber daya alam," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah menuturkan, pihaknya berharap kunjungan tersebut memberikan manfaat dan kerja sama kedua belah pihak pun terbangun, sehingga membawa kemajuan bagi kedua daerah, baik Sidoarjo maupun Siumulue.

"Selama ini Pemkab Sidoarjo meraih berbagai prestasi. Salah satunya, penghargaan Satya Lencana Karyabhakti Praja Nugraha. Penghargaan ini diterima, karena kinerja Pemkab Sidoarjo dalam penyelenggaraan pemerintahan memperoleh nilai tertinggi secara nasional," terangnya.

Selain itu, sambung Bupati Saiful Ilah, Pemkab Sidoarjo juga mendapatkan predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) enam kali berturut-turut.

"Itu semua berkat kerja keras seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Sidoarjo," tandasnya.

Untuk diketahui, Kabupaten Simeulue itu merupakan kabupaten yang sangat belia. Terbentuk pada1999 silam, pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat dan memiliki penduduk berjumlah 92 ribu jiwa.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor:Redaksi

Baca Juga