Corona Masih Mewabah, Dilarang Cari Nafkah Dulu di Jakarta

Jakarta, Akuratnews.com - Pemerintah kembali menegaskan agar masyarakat yang sudah pulang ke kampung halamannya atau mudik diminta untuk tidak kembali ke Jakarta usai merayakan Lebaran.

Imbauan ini, kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19, Achmad Yurianto, wajib dipatuhi, untuk memutus mata rantai penularan virus Corona (Covid-19).

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang ada di daerah agar tidak kembali ke Jakarta untuk mencari nafkah dalam situasi pandemi Covid-19," tegas Yuri di Jakarta, Minggu (24/5).

Kendati situasi itu tidak mudah, namun harus dipahami bahwa kembali ke Ibukota yang sekarang ini menjadi episentrum Covid-19 justru dapat menjadikan permasalahan semakin besar.

Dalam keterangannya melalui Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Yuri juga mengajak agar masyarakat memulai dengan pola hidup baru, cara berpikir baru dan bertindak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Pahami, bahwa dalam situasi yang saat ini terjadi, kita tidak boleh menggunakan cara pikir, cara tindak, seperti situasi di masa-masa lalu. Inilah yang kemudian beberapa kali pemerintah, bahkan Bapak Presiden sendiri mengatakan, kita harus bersabar. Situasi ini tidak mudah. Namun, kita yakin dengan kebersamaan, pasti kita akan bisa melakukan,” kata Yuri.

Selain itu, Yuri juga menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 47/2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), baik ke luar atau masuk Provinsi DKI Jakarta sebagai bentuk upaya pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Adapun masa PSBB DKI Jakarta sendiri telah diperpanjang hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga