COVID-19 dan Optimisme Andreas Agas untuk Mewujudkan Visi Pembangunan Daerah

Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH.,M.Hum didampingi oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Matim saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, di Lehong Kabupaten Manggarai Timur, Rabu, (15/01/2020). Foto: Dokumentasi Akuratnews.com || Yohanes Marto
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas, SH.,M.Hum didampingi oleh Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II DPRD Matim saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, di Lehong Kabupaten Manggarai Timur, Rabu, (15/01/2020). Foto: Dokumentasi Akuratnews.com || Yohanes Marto

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Dalam tayangan sebuah video wawancara eksklusif di akun YouTube Diskominfo Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Jumat, (3/04/2020), wajah Bupati Matim Andreas Agas, SH.,M.Hum terlihat basah oleh air ketika diwawancarai terkait langkah taktis Pemda Matim dalam menangani pamdemic Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam sebuah video berdurasi 10 memit 31 detik itu, Andreas Agas menyampaikan bahwa upaya realokasi anggaran yang tidak mendesak sudah dilakukan, dalam rangka pencegahan dan penanggulangan dampak COVID-19 di Manggarai Timur.

Andreas Agas dalam tayangan video itu juga menjelaskan bahwa penanganan dampak sosio ekonomi akibat wabah COVID-19 akan menyebabkan beban anggaran baru bagi Pemda. Karena harus menangani Diaspora Matim yang pulang kampung karena putus hubungan kerja dengan perusahaan.

Kendati riak besar situasi nasional pencegahan dan penanggulangan dampak COVID-19, optimisme Andreas Agas untuk mewujudkan Visi pembangunan Daerah terus melaju kencang.

Andreas Agas mejelaskan, "Pemda Matim akan menjaga regulasi perencanaan pembangunan daerah sambil menyiapkan langkah-langkah taktis realokasi anggaran dalam rangka pencegahan dan penanggulangan COVID-19," jelasnya.

Hal itu disampaikan oleh Andreas Agas pada forum Musyawarah rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Matim Tahun Anggaran 2021 di ruangan rapat Kator Bupati Matim, Selasa, (7/04/2020).

Mengantisipasi penyebaran COVID-19, Musrenbang rancangan RKPD Matim Tahun 2020 itu dilaksanakan secara online dengan mengacu pada protocol kesehatan yang ditetapkan Kementerian dan arahan Presiden RI terkait aturan pembatasan sosial bersekala besar (PSBB).

Dalam sambutannya, pertama-tama Bupati Matim mengucap syukur kepada Maha pencipta sebab berkad kasih-Nya, forum penyusunan RKPD Matim Tahun 2021 itu masih bisa dilaksanakan meskipun ditengah riakan besar situasi nasional penanganan COVID-19.

"Kegiatan ini bisa dilaksanakan di tengah pergolakan penanganan pandemik global COVID-19 yang melanda dunia hingga ke Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia saat ini," ungkapnya.

Dalam forum itu, Buapti Agas berkomitmen mendorong Visi kepemimpinan pasangan ASET yaitu mewujudkan Manggarai Timur yang sejahtera, serbudaya dan serdaya saing, "Kita hadir di sini secara online streaming untuk merencanakan pembangunan kita secara bersama-sama untuk dilaksanakan secara bersama-sama pula," kata Bupati Matim.

Forum musyawarah tersebut dilaksanakan bertujuan menjaring masukan dan saran penting dalam menyusun rancangan RKPD Matim Tahun Anggaran 2021.

RKPD dimaksud merupakan pelaksanaan Rencana Kerja Tahun Ketiga (RKT III) dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Matim Tahun 2019-2024.

Maka RKPD Tahun 2021 merupakan satu rangkaian yang berkesinambungan dengan RKPD tahun-tahun sebelumnya, dan RKPD tahun-tahun berikutnya dalam kerangka RPJMD Kabupaten Manggarai Timur Tahun 2019-2024.

Dalam RPJMD Tahun 2019-2024, visi pembangunan Kabupaten Manggarai Timur ialah mewujudkan Manggarai Timur yang Sejahtera, Berbudaya dan Berdaya atau disingkat (Matim Seber), "Dalam bahasa Manggarai Kata "Seber" bermakna semangat dan etos kerja yang berprestasi pada capaian atau hasil," jelas Bupati.

Karena itu, jelas Bupati Andreas Agas, Visi "Matim Seber" secara tidak langsung mendorong, "Pemerintah dan masyarakat untuk memiliki budaya kerja yang berorientasi pada pencapaian yang maksimal dan unggul," ungkapnya.

Visi Pembangunan "Matim Seber" tersebut dibagi dalam beberapa pokok misi yang selanjutnya akan dijabarkan dalam poin-poin program kegiatan pembangunan.

Pokok-pokok Misi Pembangunan Manggarai Timur

Misi I: Meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan keterampilan, serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Misi II: Mengembangkan ekonomi unggulan berbasis pertanian berkelanjutan, pariwisata berbasis masyarakat, industri kecil, koperasi dan UMKM, serta mewujudkan pembangunan desa berbasis budaya lokal.,

Misi III: Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur daerah yang berbasis lingkungan hidup untuk memudahkan akses ke pelayanan dasar dan mendukung prioritas ekonomi unggulan.

Misi IV: Mewujudkan kabupaten ramah perempuan dan layak anak.

Misi V: Menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan inovatif agar terbangun pemerintahan yang efektif, efisien dan terpercaya melayani masyarakat.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga