Cuma Butuh 40 Menit, Moeldoko Resmi Ketum Partai Demokrat

Kolase Moeldoko dan lambang Partai Demokrat
Kolase Moeldoko dan lambang Partai Demokrat

Sibolangit, Akuratnews.com - Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sibolangit, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) mengukuhkan Moeldoko menjadi Ketua Umum (Ketum).

KLB sendiri berlangsung sangat cepat. Dibuka pukul 14.50 WIB oleh deklarator sekaligus senior Partai Demokrat, Etty Manduapessi, kongres kemudian diserahkan kepada Jhonny Alen Marbun sebagai pimpinan sidang.

Dan kurang dari 40 menit, atau sekitar pukul 15.35 WIB, kongres memutuskan delapan hal penting. Termasuk Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.

Proses pemilihan ketua umum pun berjalan kurang dari lima menit sejak pengusulan nama calon hingga pemilihan. Jhonny Alen sebagai pimpinan sidang menanyakan kepada peserta kongres siapa saja yang mereka inginkan menjadi calon ketua umum.

Atas pertanyaan itu, dua nama mencuat dari beberapa peserta, yakni Jenderal TNI (Purn) Moeldoko dan Marzuki Alie. Jhonny kemudian meminta masing-masing pendukung kedua kandidat untuk berdiri.

Tidak ada angka pasti berapa jumlah peserta yang berdiri saat disebutkan mendukung Moeldoko. Namun secara pandangan mata, jumlahnya memang lebih banyak dari pendukung Marzuki Alie. Jhonny Alen pun menetapkan Moeldoko menjadi ketua umum.

"Memutuskan, menetapkan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025," sebut Jhonny membacakan putusan KLB.

Moeldoko sendiri tidak hadir di lokasi saat keputusan diambil. Jhonny Alen sebagai pimpinan sidang baru meminta kesediaan Moeldoko untuk menerima keputusan penetapan itu setelah keputusan dibuat.

Moeldoko yang mengaku akan terbang dari Jakarta ke Kualanamu saat dihubungi melalui pangilan selular, menerima penetapan tersebut.

Moeldoko menyampaikan hal itu lewat sambungan telepon yang diperdengarkan kepada peserta KLB yang hadir.

Namun, sebelum menerima keputusan itu, Moeldoko mengajukan tiga pertanyaan kepada kader Demokrat di lokasi KLB.

"Meski secara aklamasi rekan-rekan telah memberikan kepercayaan kepada saya, saya ingin memastikan. Untuk itu, tolong saudara-saudara jawab beberapa pertanyaan saya untuk memastikan," kata Moeldoko.

"Pertama, KLB ini sesuai AD/ART atau tidak?" kata dia.

Peserta KLB lalu menjawab sudah sesuai.

"Kedua, saya ingin tahu keseriusan kalian memilih saya sebagai ketum Partai Demokrat, serius atau tidak?" kata Moeldoko.

Peserta KLB kembali menjawab serentak dengan "Serius".

Yang ketiga, Moeldoko meminta kepastian integritas peserta KLB untuk memperjuangkan kepentingan NKRI di atas kepentingan pribadi dan golongan.

Peserta KLB pun lantas menyatakan kesiapan Moeldoko.

Setelah mendengar tiga jawaban tersebut, Moeldoko mau menerima amanah sebatai Ketua Umum Partai Demokrat versi KLB.

"Baik, dengan demikian. Saya menghargai dan menghormati keputusan saudara. Oke kita terima menjadi ketua umum," kata dia

"Karena kawan-kawan bersungguh-sungguh, saya terima penetapan ini," imbuh Moeldoko.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga