Neokolonial dan Kapitalisme

Daftar Negara Kapitalis yang Raup Untung dari SDA Indonesia

Peta bagaimana Asing menguasai SDA Indonesia. (Foto ilustrasi).

AKURATNEWS – Kekayaan alam Indonesia yang melimpah ternyata tak berbanding lurus dengan kesejahteraan bangsa Indonesia. Pemerintah sendiri mengakui salah urus dalam mengelola potensi tersebut.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswo Utomo pada waktu itu, mengakui kesuksesan ekspor kekayaan alam Indonesia belum menyejahterakan rakyat.

Penyebabnya adalah ketidakpaduan dalam diri pemerintah, khususnya pusat dan daerah. Masing-masing mengeluarkan aturan sendiri dalam mengelola Sumber Daya Alam (SDA).

“Kita semua punya, yang belum punya adalah rasa kebersamaan. Kita harus sama, kita harus satu,” ujar Susilo dalam diskusi Kadin di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Melansir situs nasional, dalam kasus batu bara, salah satu komoditas primadona tambang. Indonesia sejatinya tidak punya banyak batu bara.

British Petroleum Statistical Review melansir, cadangan batu bara Indonesia hanya 4,3 miliar ton, 0,5 persen cadangan dunia. Namun, dari 340 juta ton produksi setiap tahun, 240 juta ton diekspor.

Padahal Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah berkali-kali berteriak pembangkitnya butuh pasokan batu bara.

Kabarnya banyak pemerintah daerah yang kaya batu bara begitu royal memberi konsesi tambang untuk perusahaan asing, yang jelas berorientasi ekspor.

Berlawanan dari pemerintah pusat yang berusaha mengatur pasokan bahan bakar non-fosil agar lebih merata.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7
Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Ahyar

Baca Juga