Demi Mobil Listrik

Daimler Hentikan Pengembangan Mesin Bensin

Jakarta, Akuratnews.com - Mesin berbahan bakar cair selama ini menjadi pilihan utama di dunia otomotif selama sekitar satu abad. Tetapi tampaknya kedigdayaan mesin bersistem pembakaran internal tersebut akan segera sirna.

Salah satu contoh dari hal tersebut adalah bahwa Daimler mengatakan tidak akan meneruskan pengembangan mesin bahan bakar cair konvensional demi berfokus pada mobil listrik.

Pabrikan mobil asal Jerman yang didirikan oleh Gottlieb Daimler tersebut menginformasikan mesin pembakaran internal yang saat ini dimilikinya adalah generasi yang terakhir dan tidak akan ada generasi selanjutnya.

Menurut majalah Jerman Auto Motor und Sport, kepala pengembangan Daimler Markus Schaefer mengatakan bahwa mereka saat ini tidak memiliki rencana untuk mengembangkan mesin bahan bakar cair generasi baru.

Meskipun mereka tidak akan berinvestasi dalam pengembangan mesin pembakaran internal baru, Schaefer menjelaskan Daimler akan tetap mengerjakan beberapa bagian tertentu untuk meningkatkan performa pada mesin yang ada. Dalam beberapa tahun terakhir, ada tanda-tanda bahwa mesin pembakaran internal mencapai batasnya.

Selain itu, generasi mesin pembakaran internal memiliki garis waktu pengembangan yang panjang dan ada faktor-faktor lain yang dapat membuat investasi tidak berharga. Sebagai contoh, beberapa negara menerapkan atau mengumumkan niat mereka untuk melarang penjualan kendaraan bensin atau diesel pada tahun 2040.

Berdasarkan hal tersebut, mendorong produsen mobil seperti VW dan kini Daimler, untuk memikirkan kembali strategi jangka panjang mereka untuk berinvestasi powertrain mesin mobil.

Sebelumnya Daimler sudah mengumumkan rencana agar Mercedes-Benz dan mobil pintar untuk menawarkan versi listrik dari semua model mobil tahun 2022. Tetapi perushaan masih percaya bahwa mayoritas kendaraannya masih akan memiliki mesin pembakaran internal pada tahun tersebut.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga