Dampak Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi, Bandara Adi Soemarmo Ditutup Sementara

Yogyakarta, Akuratnews.com - Dampak hujan abu erupsi Gunung Merapi menyebabkan operasional penerbangan di Bandara Adi Soemarmo ditutup. Sejumlah maskapai penerbangan pun terkena dampak penutupan bandara pada Selasa pagi ini, (3/3/2020).

Humas Bandara Adi Soemarmo, Danar Dewi mengungkapkan Bandara Adi Soemarmo mulai ditutup pukul 09.10 hingga 10.10 WIB. Padahal pada sekitar pukul 07.45 WIB, operasional penerbangan di bandara tersebut masih berlangsung normal.

Hal ini disebabkan erupsi Gunung Merapi belum berdampak ke aktivitas penerbangan di bandara tersebut.

"Close-nya itu mulai 09.10 WIB hingga satu jam ke depan. Apakah masih harus diperpanjang close-nya masih melihat perkembangan nanti," kata dia, Selasa, 3 Maret 2020.

Kebijakan untuk menutup operasional penerbangan di Bandara Adi Soemarmo lantaran bagian landasan pacu setelah dilakukan sejumlah tes terdampak hujan abu. "Kita tadi sudah lakukan tes dan ternyata hasilnya positif memang terkena abu Merapi dan langsung close," ujarnya.

Menurut dia, dampak hujan abu yang melanda bandara dipastikan sangat membahayakan aktivitas penerbangan. Pasalnya, landasan pacu untuk pesawat terbang tidak bersih sehingga harus ditutup.

"Otomatis kan membahayakan karena runway tidak clear dan tidak clean jadi memang harus ditutup dulu," ungkapnya.

Dampak dari penutupan bandara, lanjut Danar, terdapat satu jadwal penerbangan yang dibatalkan, yakni maskapai penerbangan Lion Air. Sedangkan untuk kedatangan hingga saat ini belum ada yang dibatalkan.

"Sampai siang ini tadi sementara masih satu maskapai Lion Air JT 537 tujuan Solo - Cengkareng. Kalau sesuai schedule harusnya berangkat jam 09.45 WIB. Kalau selain Lion belum ada, kedatangan juga belum ada," sebutnya

Penulis: Redaksi

Baca Juga