Dana Calon Jemaah yang Batal Umrah Bakal Dikembalikan

Jakarta, Akuratnews.com - Arab Saudi telah meluncurkan sistem elektronik untuk mengembalikan biaya umrah setelah keputusan kerajaan untuk menangguhkan masuknya para jemaah karena kekhawatiran akan virus korona.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu 1 Maret 2020, Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, pengembian biaya tersebut akan dilakukan oleh agen-agen perjalanan umroh dari masing-masing negara, sebagaimana dilansir dari Anadolu Agency, Senin (2/3/2020).

"Kementerian Haji dan Umrah telah mempersiapkan mekanisme elektronik untuk memperoleh visa dan biaya pelayanan untuk umrah via agen lokal di negara-negara jemaah umrah, setelah keputusan menangguhkan sementara jemaah masuk ke Kerajaan," demikian bunyi pengumuman Saudi.

Sebelumnya, pemerintah Saudi memberlakukan larangan sementara terhadap masuknya peziarah dalam upaya untuk mencegah penyebaran virus korona.

Coronavirus atau virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai COVID-19, telah menyebar ke lebih dari 30 negara lain, termasuk AS, Inggris, Singapura, Perancis, Rusia, Spanyol, dan India.

Organisasi Kesehatan Dunia, yang sudah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan internasional, menaikkan tingkat peringatan virus korona global dari tinggi ke "sangat tinggi" pada hari Jumat (28/2).

Penulis: Aris

Baca Juga