Dandim 0603/Lebak, 9 Orang Penambang Yang Terjebak Longsor Berhasil Di Evakuasi

Sejumlah alat berat dikerahkan dalam proses evakuasi penambang yang tertimbun longsor di Kabupaten Lebak, Banten. Minggu (8/12). dok

Banten, Akuratnews - Menggunakan alat berat, personel Kodim 0603/Lebak bersama Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi para Gurandil (penambang liar) yang terjebak di lubang galian ilegal tambang emas Eks PT. Antam akibat tanah longsor pada Minggu (8/12) dinihari.

"Bersama dengan Tim SAR gabungan, kami berhasil mengevakuasi para penambang yang terjebak di lubang sedalam 400 meter," kata Komandan Kodim 0603/Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan. Senin (9/12).

Sembilan orang gurandil yang berhasil di evakuasi dari lubang galian diantaranya, Surahman, Hamdan, Ade, Haisa, Barka, Faisal, Juli, Ansa dan Dar’i, semua korban merupakan warga Kampung Lebak Sembada, Kampung Ciusul, Kampung Cipuluh dan Citorek, Desa Citorek Kidul.

Tim Sar terdiri dari Basarnas, Kodim 0603/Lebak dan Polres Lebak, BPBD, relawan BSMl, BPBD, PMI, Tagana, Balawista dan warga sekitar.

Sebelumnya, guyuran hujan deras tejadi pada Jumat (6/12) pukul 15.30 WIB di Kecamatan Bayah menyebabkan Sungai Cimadur meluap dan mengenangi sejumlah rumah warga, sawah serta jalan di Kampung Taringgul dan Sukamanah Desa Cimancak.

"Banjir bandang di kawasan kecamatan Bayah akibat luapan air dari sungai Cimandur," jelas Dandim 0603/Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan.

Banjir bandang mengakibatkan terjadinya longsor di 12 titik di sepanjang jalan dari Cipulus hingga Kampung Ciusul.

"Akibat longsor satu jembatan putus serta 9 orang di kawasan tambang emas ilegal tertimbun longsor pada kedalaman lebih 400 meter," pungkasnya.

Sampai dengan saat ini personil Kodim 0603/Lebak masih bersiaga di lokasi bencana baik banjir di lokasi Kecamatan Bayah maupun lokasi banjir dan longsor di Kecamatan Cibeber di wilayah Kabupaten Lebak, Banten.

Penulis:

Baca Juga