Dandim Abdya Dukung Langkah Polisi Ungkap Pelaku Pembakar Hutan di Babahrot

Ilustrasi photo : Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo

Abdya, Akuratnews.com - Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo mengapresiasi serta menyampaikan dukungan penuh terhadap Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat Daya dalam upaya mengungkap penyebab kebakaran hutan lahan (Karhutla) yang terjadi sepekan terakhir di kawasan Desa Cot Sumantok, Babahrot.

"Kita mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang diambil Polres Abdya," ujar Dandim saat ditemui Akuratnews di Blangpidie, Senin (22/2).

Menurut Dandim, siapa pun pelaku dan jenis motifnya harus diganjar pertanggung jawaban hukum. Karena dampak dari Karhutla itu telah merugikan rakyat banyak, mulai dari ekonomi hingga kesehatan.

Dandim meyakini dengan profesionalitas serta kompetensi dan kapabilitas yang dimiliki Polres Abdya secara transparan akan mengungkap pelaku Karhutla. Dalam upaya tersebut, sesuai dengan UU pihaknya secara solid akan memberikan bantuan dan dukungan kepada Polres Abdya dalam menegakan Kamtibmas dan supremasi hukum di wilayah Aceh Barat Daya.

Lanjutnya, Dandim menghimbau kepada seluruh masyarakat peristiwa Karhutla di wilayah Babahrot tidak terulang di wilayah lain dan menjadi pelajaran di kemudian hari. Secara tegas negara telah mengatur undang-undang tentang larangan dan sanksi hukum bagi yang melakukan pembakaran hutan lahan.

"Kita berharap ini menjadi yang terakhir. Untuk itu mari kita buka kesadaran masing-masing tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan," tandasnya.

Sebelumnya, pada hari yang sama Kepolisian Resor Aceh Barat Daya telah memanggil satu perusahaan perkebunan atas kejadian Karhutla yang telah menghanguskan 7,5 hektar lahan kosong dan nyaris merambat ke pemukiman warga terjadi pada Rabu (17/2) lalu.

Perusahaan itu diketahui sebagai pengelola lahan Hak Guna Usaha (HGU) berdiri di kawasan Alue Dama Kecamatan Babahrot.

Hingga berita ini ditayangkan pihak Kepolisian masih terus menyelidiki perkembangan kasus Karhutla tersebut. Sejumlah pegawai dan staf perusahaan dimintai keterangan guna mendalami motif dari kejadian.

Penulis:

Baca Juga