Data Rahasia Nasabah Bocor, Perusahaan Swasta Laporkan Bank Mandiri ke Polda Metro

Tim Kuasa Hukum PT Bangun Teknik Utama (BTU), saat menunjukkan surat pelaporan di Polda Metro Jaya, Kamis 8 April 2021.

Tangerang, Akuratnews.com - Perusahaan swasta PT Bangun Teknik Utama (BTU) melayangkan laporan kepada Polda Metro Jaya atas peristiwa bocornya data rahasia perbankan milik perusahaan berupa print out rekening koran. Dalam laporannya, kebocoran data ini diduga dilakukan oleh salah satu oknum pegawai dan/ atau karyawan KCP Bank Mandiri Tangerang Summarecon Gading Serpong.

Menurut tim kuasa hukum, bocornya rekening tabungan giro milik perusahaan tersebut masuk dalam tindakan pidana perbankan Pasal 47 dan Pasal 49 Undang-Undang RI No. 10 Tahun 1998 Perubahan Atas UU RI No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Dalam proses pelaporan, PT BTU melalui kuasa hukumnya membawa sejumlah barang bukti berupa bukti percakapan via aplikasi whatsapp, softcopy print out rekening koran dan menghadirkan sejumlah saksi untuk memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Febri selaku founder law Office FFB & Partners menjelaskan saat ini kasus yang tengah ditanganinya telah masuk dalam proses penyelidikan oleh Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

“Kantor Hukum FFB & Partners diberi kuasa khusus oleh klien untuk melaporkan peristiwa hukum terkait dengan adanya dugaan tindak pidana perbankan Pasal 47 dan 49 No. 10 Tahun 1998 tentang perbankan, jadi ada keterangan yang harusnya wajib dirahasiakan oleh pihak bank namun diduga bocor kepada pihak lain, yang mana pihak lain tersebut bisa mendapat serta menunjukan bahkan mengirimkan softcopy print out rekening koran milik klien kami (PT BTU, red) kepada salah satu rekanan bisnis klien kami, yang mana seharusnya pihak lain atau siapapun juga tidak punya akses terkait hal tersebut, akses terhadap data perbankan milik klien kami tentunya hanya dapat diakses oleh Direktur PT BTU dan pihak Bank Mandiri,” ungkap Febri Fajar Basuki saat ditemui di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kamis 8 April 2021, lalu.

Lebih jauh, Febri menjelaskan bahwa sebelumnya kliennya selaku Direktur PT BTU Tris Agustian Pandjaitan sempat menjalin komunikasi secara informal dengan Kepala Kantor Cabang Pembantu Bank Mandiri Tangerang Summarecon Gading Serpong, namun tak mendapatkan jawaban pasti.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga