Dayah Asasul Huda Diresmikan, Langsa Punya Tambahan Tempat Menuntut Ilmu

Langsa, Akuratnews.com- Bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE meresmikan Dayah Asasul Huda Desa Seulalah Baro, Kecamatan Langsa Lama, Langsa, Rabu (6/2)

Sebelum peresmian, terlebih dahulu dilakukan peusijuk (tepung tawar) oleh Abi Lhok Nibong Tgk. H. Muhammad Jafar, Walikota Langsa Usman Abdullah, SE dan Ketua MAA Kota Langsa Zainal Abidin.

Peresmian dayah tersebut turut dihadiri oleh Sekda Kota Langsa H.Syarul Thaib,SH,M.AP, Abi Lhoknibong, Kapolsek Langsa Timur, Danramil Langsa Timur, sejumlah Kepala OPD, Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Langsa dan tamu undangan lainnya.

Acara ini juga diisi dengan tausiyah oleh penceramah Abu Lhoknibong Tgk. H. Muhammad Jafar.

Panita pelaksana Hj. Rosmawati mengucapkan terima kasih kepada Walikota Langsa yang telah mendirikan dayah di gampong Seulalah Baro.

Ucapan terima kasih juga diberikan kepada Abu Lhoknibong yang bersedia menjadi pengelola Dayah Asasul Huda.

Rosmawati berharap dengan hadirnya dayah tersebut dapat menjadikan masyarakat di dua desa untuk terus menggali dan menimba ilmu keagamaan serta mempererat ukhwah islamiyah.

Sementara itu, Walikota Langsa Tengku Usman Abdullah, SE dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung berdirinya dayah ini.

"Tanpa dukungan moril dan materil dayah ini tidak dapat didirikan," ujarnya.

Usman menceritakan proses pendirian dayah diatas lahan seluas tiga rante ini.

"Pertama sekali kita bebaskan lahan tiga rante, kemudian lahan yang masih semak dibersihkan dan ditimbun serta dibangun sarana dan prasarana dengan berbagai sumbangan dari berbagai pihak yang ada di Kota Langsa," jelasnya.

Dikatakan Usman, harus ada perluasan dari dayah, tanah tiga rante menjadi enam rante sehingga kedepan dapat dilakukan pengembangan.

Usman menjelaskan, hidup didunia hanya sementara. Bagi orang yang paham, harta dunia juga harus diinvestasikan pada tujuan akhirat, seperti membangun dayah dan sedekah amal jariyah lainnya.

Usman berharap dengan adanya dayah akan melahirkan generasi ulama yang akan datang dan peduli terhadap perjuangan Islam.

"Kita berharap dayah ini akan terus berkembang, oleh karena itu dibutuhkan dukungan semua pihak untuk keberlangsungan dayah ini," ungkapnya.

Usman Abdullah juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dayah Asasul Huda Tgk. Al Hadi yang peduli untuk mengajarkan ilmu agama di Kota Langsa.

"Bentuk kita berterima kasih adalah peduli kepada pengelola, jika ada bantuan sedekah maka dapat disalurkan, karena beliau (pimpinan dayah tgk. Al Hadi) bukan malaikat, perlu kebutuhan hidup," pintanya.

"Langsa ini akan menjadi kota santri dan pusat kajian ke Islaman dengan adanya dayah di setiap desa," tambahnya lagi. (Iqbal)

Penulis:

Baca Juga