Demi Harta Warisan, Pengurus Yayasan Pendidikan Wening Nekad Berikan Keterangan Palsu

Ilustrasi - Harta Warisan
Ilustrasi - Harta Warisan

AKURATNEWS - Demi meraup harta warisan yang berlimpah, salah satu pengurus Yayasan Pendidikan Wening di Koja Jakarta Utara, yang bernama Ranggi Rahadian Wisnu Hutama bin Susanto Rahutomo disinyalir kuat nekad memberikan keterangan palsu dalam penetapan ahli waris di Pengadilan Agama Jakarta Utara.

Yudhawati dan Keluarga Besar Soeroso Reksodimedjo akhirnya mengambil langkah tegas, untuk melaporkan ke pihak kepolisian terkait perkara keterangan penetapan ahli waris palsu, yang dilakukan oleh Ranggi Rahadian Wisnu Hutama bin Susanto Rahutomo, Rafi Rahadika Hutama bin Susanto Rahutomo dan Rindang Kirana Rahmitadiani binti Susanto Rahutomo di Pengadilan Agama Jakarta Utara.

Yudhawati dan Keluarga Besar Soeroso Reksodimedjo yang dalam hal ini diwakili Tim Kuasa Hukum dari Pranawa Law Firm, melaporkan perkara pidana ini ke SPKT Polres Metro Jakarta Utara, di Jalan Yos Sudarso Koja Jakarta Utara, Senin (17/01/2022).

"Ya kita sudah koordinasi dengan Keluarga Besar untuk melaporkan perkara pidana ini ke polisi, agar di proses sesuai hukum yang berlaku," tutur Ridwan Ahmad Yudhabakti, SH yang merupakan salah satu kuasa hukum dari Pranawa Law Firm.

Lanjut Ridwan menerangkan, bahwa Tim Kuasa Hukum dari Pranawa Law Firm membawa berbagai alat bukti, untuk membuktikan ketiga terlapor memenuhi unsur melakukan keterangan palsu, yakni Ranggi Rahadian Wisnu Hutama bin Susanto Rahutomo, Rafi Rahadika Hutama bin Susanto Rahutomo dan Rindang Kirana Rahmitadiani binti Susanto Rahutomo.

Laporan perkara pidana dengan nomor LP/41/1/2022/SPKT/Polres Metro Jakarta Utara/Polda Metro Jaya berisi laporan terkait keterangan palsu penetapan ahli waris, yang dilakukan ketiga terlapor yakni Ranggi Rahadian Wisnu Hutama bin Susanto Rahutomo, Rafi Rahadika Hutama bin Susanto Rahutomo dan Rindang Kirana Rahmitadiani binti Susanto Rahutomo. Ketiganya pun terancam terjerat perkara pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 263, 266, dan 242 KUHP.

Salah satu Keluarga Besar Soeroso Reksodimedjo yang bernama Rachmat Sugiri mengatakan, menyesalkan sikap ketiga terlapor yakni Ranggi Rahadian Wisnu Hutama bin Susanto Rahutomo, Rafi Rahadika Hutama bin Susanto Rahutomo dan Rindang Kirana Rahmitadiani binti Susanto Rahutomo yang nekad membuat keterangan palsu penetapan ahli waris di Pengadilan Agama Jakarta Utara.

"Kita dari Keluarga Besar Soeroso Reksodimedjo memberikan support agar perkara pidana ini diselidiki oleh pihak kepolisian. Ini sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi dalam menyelesaikan warisan," ujar Rachmat Sugiri yang dikonfirmasi Senin Malam, (17/01/2022).

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi

Baca Juga