Demokrat Minta Pemerintahan Jokowi Fokus Atasi Masalah Ekonomi

Jakarta, Akuratnews.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia akan menjadi salah satu dari lima negara dengan ekonomi terkuat di dunia pada tahun 2045.

Hal itu ia sampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Silaturahim Nasional relawan Samawi di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/7/2018) lalu.

"Dari hitung-hitungan yang dikalkulasi oleh Bappenas, Bank Dunia, Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi yang besar, Indonesia masuk ke lima negara dengan ekonomi terbesar, Insya Allah di 2045," ujar Jokowi.

Berbanding terbalik dengan Jokowi, Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Demokrat Syarief Hasan menilai, meskipun beberapa program pemerintahan Jokowi cukup berhasil, namun ada beberapa yang harus dibenahi salah satunya terkait dengan ekonomi bangsa.

"Antara lain yang paling menonjol ekonomi kita ini kan sangat-sangat memprihatinkan. Jadi kita minta supaya betul-betul timnya Pak Jokowi 1 tahun ini untuk fokus memperhatikan hal-hal yang belum maksimal," kata Syarief kepada wartawan saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Syarif pun mengatakan ada dua hal yang patut menjadi perhatian. Diantaranya terkait dengan daya beli rakyat dan kurang kompaknya tim ekonomi Jokowi dalam pemerintahan.

"Jadi saya pikir pada intinya khususnya bagi kelas menengah ke bawah ini yang perlu mendapatkan perhatian, itu sekarang yang dirasa tertinggal. Daya beli rakyat kan juga semakin menurun," tukas dia.

"Kedua, yang menjadi sorotan itu tim ekonominya nggak kompak terus sampai sekarang. Menteri perdagangan sama bulog ribut, ini kan ga bagus. Nah mungkin juga salah satu yang menyebabkan kinerjanya kurang bagus karena itu," sambung anggota DPR RI tersebut. (Rhm)

Penulis:

Baca Juga