OPINI

Derita Banjir dan Longsor, Sistem Islam Beri Solusi Jitu

Banjir di Brebes, Jawa Tengah
Banjir di Brebes, Jawa Tengah

Ini menunjukkan bahwa perbuatan maksiat adalah inti kerusakan yang sebenarnya. Merupakan sumber utama kerusakan-kerusakan yang tampak di muka bumi.

Permasalahan ini harus ada solusi tuntas agar bencana tidak terulang. Untuk mengatasi banjir dan genangan, menurut Syamsuddin Ramadhan AnNawiy bahwa Negara Islam memiliki kebijakan canggih dan efisien. Kebijakan tersebut mencakup sebelum, ketika, dan pasca banjir.

Pertama sekali pada kasus banjir yang disebabkan karena keterbatasan daya tampung tanah terhadap curahan air, baik akibat hujan, gletsyer, rob, dan lain sebagainya.

Maka, harus dibangun bendungan-bendungan yang mampu menampung curahan air dari aliran sungai, curah hujan, dan lain sebagainya.

Di masa keemasan Islam, bendungan-bendungan dengan berbagai macam tipe telah dibangun untuk mencegah banjir maupun untuk keperluan irigasi.

Di Provinsi Khuzestan, daerah Iran selatan misalnya, masih berdiri dengan kokoh bendungan-bendungan yang dibangun untuk kepentingan irigasi dan pencegahan banjir.

Memetakan daerah-daerah rendah yang rawan terkena genangan air (akibat rob, kapasitas serapan tanah yang minim dan lain-lain). Selanjutnya membuat kebijakan melarang masyarakat membangun pemukiman di wilayah-wilayah tersebut.

Jika ada pendanaan yang cukup, akan dibangun kanal-kanal baru atau resapan agar air yang mengalir didaerah tersebut bisa dialihkan alirannya, atau bisa diserap oleh tanah secara maksimal.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Yenni Sarinah, S.Pd
Editor: Redaksi

Baca Juga